Siswi SMA Asal Tanjungbalai Ini Tewas, Mulutnya Berbuih


Polisi: Ada Dugaan Masuk Lokasi Hiburan Malam

TANJUNGBALAI- Desy Azmira Lubis (16), siswi kelas 2 di salah satu  Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Tanjungbalai meregang nyawa di rumah sakit dengan keadaan mulut berbuih, Sabtu (6/8) sekira pukul 08.00 WIB.

Informasi dihimpun, korban sebelum meninggal dunia sempat permisi kepada neneknya untuk pergi merayakan ulang tahun temanya pada Jum'at (5/8) petang lalu dan nenek korban pun sempat mengantar korban ke salah satu salon untuk berdandan.
Sabtu (6/8) pagi, kondisi korban kritis diantar temannya IP (16), warga Kelurahan Pulau Simardan Kecamatan Datuk Bandar Timur Kota Tanjungbalai ke UGD Rumah Sakit Hadi Husada.
Beberapa menit kemudian, korban yang tinggal di Jalan Amanah Kelurahan Pantai Burung Kecamatan Tanjungbalai Selatan tersebut meninggal dunia. Selanjutnya jenazah korban diantar ke ruang jenazah Rumah Sakit Umum Dr Mansyur Kota Tanjungbalai.
“Korban diantar  temanya naik becak motor dalam keadaan mulut berbuih. Kerena kondisinya memburuk sehingga korban tidak dapat tertolong,” kata Iqbal, petugas Administrasi RSU Hadi Husada.
Sementara IP, teman korban mengatakan dirinya menjumpai korban  ketika melintas di Jalan  Anwar Idris, dimana ia melihat korban dengan keadaan yang kritis bersama 2 orang laki-laki yang tidak dikenal. Selanjutnya laki-laki tersebut menyuruhnya  membawa korban ke Rumah Sakit Hadi Husada.
Sementara pihak RSUD Dr Tengku Mansur melalui petugas kamar mayat mengatakan berdasarkan visum pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, namun wajah korban nampak pucat dan mulut mengeluarkan buih sehingga keluarga curiga kematian korban tidak wajar dan akan dilakukan otopsi ke rumah sakit Djasmen Saragih di Kota Pematangsiantar.
Lina (49), nenek korban ketika diwawancarai di rumah duka mengatakan pada hari Jum'at ( 05/8) pada  pukul 14.30 Wib, dirinya mengantar cucunya ke salon untuk berdandan sebab korban ingin merayakan Ulang Tahun temannya. Selanjutnya dirinya tidak  mengetahui keberadaan korban hingga malam hari korban tidak  pulang ke rumah dan baru mendapat kabar bahwa korban berada di rumah sakit.
“Kami baru mendapat kabar pagi ini. Semalam katanya dia ingin merayakan ulang tahun temanya,” kata Lina.
Edi salah seorang keluarga korban menyatakan bahwa pihak keluarga berharap pihak kepolisian mengusut tuntas kematian korban. “Kesehariannya, korban anak baik. Kami yakin dia tidak berbuat yang bukan bukan. Pasti ada yang melakukan ini padanya. Untuk itu kami berharap penegak hukum untuk mengusut penyebab kematian korban,” jelasnya. (mag2/rah)




Subscribe to receive free email updates: