Danau Laut Tador Objek Wisata yang Tersembunyi


BATUBARA- Laut Tador adalah salah satu dari 20 desa dan kelurahan di Kecamatan Sei Suka Batubara. Dilihat dari kondisi daerahnya, Laut Tador cukup potensial. Selain sebagai tempat tinggal dan pemukiman, warga memanfaatkan lahan desa ini menanam komoditi yang pernah menjadi primadona, yaitu sawit.
Demikian juga rambung dan rambutan. Hasilnya cukup untuk memenuhi kebutuhan dan kesejahteraan hidup keluarga. Termasuk biaya sekolah putra-putri warga. Sebagian lagi ada yang menjadi karyawan perkebunan Laut Tador yang merupakan bagian dari Kebun PT Paya Pinang Tebingtinggi.

Menurt beberapa warga yakni Siswanto (30), Ratih (28) dan Iwan (31), di daerah ini ada sebuah obyek wisata yang bila dikelola secara baik jelas akan mampu mengangkat harkat dan martabat desa menjadi gemilang.

Ya di Laut Tador ada sebuah danau yang cukup indah. Danau tersebut terdapat di kawasan sekitar Batu Tohap dekat perbatasan dengan Desa Tanjung Perapat. Meski tidak luas seperti Danau Toba, kondisi lingkungannya cukup nyaman dan menyenangkan.  Puluhan tahun sebelumnya, Danau Laut Tador itu sebenarnya sudah pernah dipromosikan sebagai obyek wisata. Tapi entah apa sebabnya, danau ini kemudian tertinggal.

Tahun lalu, barulah Danau Laut Tador kembali ditata. Pemerintahan desa menyerahkan penataan tersebut kepada ormas pemuda, Gerakan Pemuda (GP) Anshor) Desa Laut Tador.

Eceng gondok, kelayau dan berbagai jenis  rerumputan yang menyemak di Danau Laut Tador dibersihkan. Demikian juga lingkungan sekitar danau. Pepohonan yang tidak menguntungkan ditebang dan kemudian dibangun berbagai tempat istirahat bagi tamu dan wisatawan yang berkunjung.

Demikian juga di pulau mini yang terdapat di tengah-tengah danau. Jadi di manapun beristirahat tidak ada masalah. Kawasan pinggir danau dan pulau mini di tengahnya sudah ada tempat istirahat.

Danau Laut Tador sebenarnya memiliki legenda menarik. Dahulu kala di Danau itu disebutkan ada seorang putri raja menggelar pesta. Dari kejauhan, suara hiburan dan gendang pesta putri raja itu terdengar berbunyi, “Marhup-hup Maho Tador”. Katanya, itulah asal nama Danau Laut Tador. (int)

Subscribe to receive free email updates: