Dua Bocah Asal Asahan Ini Butuh Uluran Tangan Dermawan, Sudah 5 Tahun Derita Lumpuh Layu

ASAHAN-Perasaan Anto (38) dan istrinya merasa sedih melihat nasib kedua anaknya Romi (16) dan Bayu (10). Akibat penyakit lumpuh layu yang dideritanya selama lima tahun, kedua anak Anto kini tidak bisa berjalan. Anto berharap ada dermawan yang mau meringankan tangan untuk membiayai probatan kedua anaknya.


Saat disambangi di kediamannya di Dusun II, Desa Buntu Maraja, Kecamatan Bandar Pulau, Asahan, Sabtu (11/3) Anto menceritakan penyakit yang derita kedua anaknya.

"Pekerjaan saya setiap ada yang panen buah kelapa sawit saya melangsir buah merekalah. Upah saya kadang pas-pasan terkadang tak cukup untuk makan kami. Bagaimana mau membawa anak kami berobat ke kota," kata Anton.

Menurut Anto, penyakit yang diamali putra keduanya Romi terjadi pada saat Romi masih kelas empat SD. Saat itu kedua kakinya tidak bisa berjalan dan mengalami bendolan bernanah. Begitu juga dengan yang dialami putra ketiganya.

"Terkejut karena tiba tiba saja ada bendolan dan bernanah," ujar Anto.

Lalu Anto membawa kedua anaknya berobat ke Puskesmas Bandar Pulau di Buntu Maraja. Menurut pegawai puskesmas Romi dan Bayu mengalami lumpuh layu.

“Karena mengalami lumpuh layu, untuk berjalan pun mereka terpaksa mengesot,” kata Anto.
Sementara Sudirman Marpaung tokoh pemuda di Kecamatan Bandar Pulau membenarkan apa yang dialami oleh kedua anak Anto.

"Saya sudah memberitahukan tentang Romi dan Bayu kepada Camat Bandar Pulau. Namun sampai sekarang tidak ada camat datang melihat maupun memberikan pendapat. Mau ku demo camat itu minta agar bupati mencopotnya. Tak pantas anak itu jadi Camat Bandar Pulau," kata Sudirman Marpaung.

Terpisah, Kepala Dusun 2, Desa Buntu Maraja Saparuddin Marpaung menjelaskan penyakit yang dialami oleh kedua anak dari Anto. Menurut Saparuddin, Romi sudah lama mengalami penyakit itu, sedangkan adiknya Bayu menyusul seperti abangnya.

"Kami pun heran entah penyaki apa itu. Tapi kalu menurut saya itu gizi buruk, karna sudah pernah ini diperiksa bidan desa," kata Saparuddin.

Sementara Sahzen Marpaung yang baru saja menjabat sebagai Kades di Buntu Maraja mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas sosial terkait penyakit yang diderita Romi dan bayu.

"Saya tau informasi dari Sudirman Marpaung dan kepala dusun II yang mengatakan ada warga perlu bantuan, abangnya sudah lima tahun tidak bisa berjalan dan adiknya sudah hampir seminggu,” katanya.
Ditambahkan Sahzen, pihaknya sedang mempelajari prosedur melakukan permohonan bantuan ke dinas sosial.

“Hari Senin kami akan ke dinas Sosial untuk mempertanyakan atau langsung kami membawa Romi dan Bayu," katanya. (Mag1/syaf)