Gara-gara Semangka, Nyawa Bimo Melayang


Medan- Gara-gara mencuri buah semangka, Bimo Kurniawan alias Bimo (21) tewas dihajar warga, Jumat (24/3).

Informasi diperoleh Bimo yang merupakan warga Marelan 5, Gang Pandan, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan ini, tewas setelah diamuk massa. 
Bimo menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Wulan Windi di Jalan Marelan Raya Pasar V, Medan sekira jam 05.00 Wib.

Adapun kronologisnya Bimo diamuk massa karena tertangkap warga saat akan mencuri semangka di Pasar Tani Jalan Marelan 5 Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan. Sedangkan empat orang rekannya berhasil melarikan diri.

Sebelum kejadian, Bimo bersama empat orang temannya yakni M Anwar (20), warga Pasar 2 Barat Gang Melati Lingkungan 16, Edy Syahputra (14), warga Pasar 2 Barat, Gang Amal dan Sultan Siddik (17), warga Lingkungan 17, serta Fikri (13) warga Gang Baru Lingkungan 2 Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan, hendak mencuri semangka di Pasar Tani Marelan.

Namun sialnya, saat akan mengambil buah tersebut, aksi mereka diketahui oleh pedagang semangka. Melihat ada orang yang akan mencuri semangkanya, pedagang tersebut langsung berteriak maling. 

Warga yang mendengar teriakan itu langsung mengejar Bimo dan teman-temannya. Tetapi hanya Bimo yang ketangkap, sedang empat temannya berhasil melarikan diri.

Warga yang kesal karena sudah sering kehilangan di kawasan tersebut, membawa Bimo ke Pasar 2 Marelan, Gang Mushola Lingkungan 15, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, tepatnya di belakang Puskesmas. Warga menghajar Bimo.
Kepling Lingkungan 17, Darmadi sebenarnya sudah mendamaikan kasus itu. Empat pelaku yang berhasil melarikan diri dipanggil bersama orang tuanya. Lalu mereka diminta membuat suarat pernyataan bahwa mereka tidak akan mengulangi perbuatannya. Para pelaku setuju dan menandatangani surat tersebut.

Setelah kedua pihak saling setuju, Bimo dibawa ke rumah sakit untuk mengobati luka-lukanya akibat hajaran massa. 

Tapi naas, sekitar pukul 05.00 Wib, Bimo meninggal dunia. Kematian Bimo membuat warga kembali heboh dan informasi itu pun sampai ke polisi.

Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, AKP Ponijo ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. 

“Saat ini kita sedang meminta keterangan dari saksi-saksi dan memang ada salah satu pelaku yang tewas.” kata Ponijo. Ia mengatakan para pelaku tersebut ditangkap warga saat hendak mencuri semangka. (mjc/int)