RANTAUPRAPAT- Jadwal perjalanan sejumlah kereta api (KA) di wilayah Sumatera Utara (Sumut) termasuk KA Sri Bilah mengalami perubahan. Hal tersebut terkait dengan pengaturan baru operasional perjalanan KA, yang mulai berlaku hari ini, 1 April 2017.


Manajer Humas PT KAI Divre I Sumut M Ilud Siregar mengatakan, perubahan ini sesuai dengan SK DJKA No.KA.407/SK.332/DJKA/12/16 tanggal 29 Desember 2016. Jadwal perjalanan kereta api yang mengalami perubahan yaitu KA Sri Bilah, KA Putri Deli, KA Sireks dan KA Bandara. Namun, untuk perjalanan KA Sri Lelawangsa tidak mengalami perubahan.

“Tujuan perubahan perjalanan ini dalam hal peningkatan pelayanan kepada masyarakat pengguna jasa KA,” ujar Ilud, kemarin.

Disebutkannya, untuk KA Sri Bilah dengan rute Medan-Rantau Prapat terdapat 4 perjalanan yang dirubah. Sedangkan rute sebaliknya, Rantau Prapat-Medan hanya 3 perjalanan (lihat grafis, red).

Kemudian, KA Putri Deli rute Medan-Tanjungbalai terdapat 3 perjalanan yang diganti. Begitu juga dengan rute sebaliknya, Tanjung Balai-Medan yakni 3 perjalanan (lihat grafis, red).

Lalu, KA Siantar Ekspres hanya 1 perjalanan dengan rute Medan-Siantar dan Siantar-Medan (lihat grafis, red). Sedangkan KA Bandara atau Railink merupakan terbanyak yang mengalami perubahan dengan total 40 perjalanan. Medan-Bandara 20 perjalanan dan Bandara-Medan juga 20 perjalanan.

“Meski terjadi perubahan jadwal perjalanan, harga tiket KA tetap sama seperti biasanya. Tidak ada kenaikan pada semua rute perjalanan KA di Sumut,” tukasnya.

Pemesanan Tiket KA Lebaran Masih Sepi

Pemesanan tiket kereta api lebaran tahun ini di Sumut masih sepi peminat. Padahal, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) I Sumatera Utara (Sumut)-Aceh telah membuka akses pemesanan tiket tersebut sejak 17 Maret lalu.

M Ilud Siregar mengungkapkan, pemesanan tiket lebaran kereta api masih sekitar 0,03 persen dari yang disediakan 6.848 tiket per harinya. Tiket tersebut merupakan Kereta Api Sri Bilah Utama, Putri Deli dan Siantar Ekpress.

“Kita menerapkan sistem pemesanan H-90. Kenapa kita menerapkan hal ini, tujuannya memberi kemudahan bagi masyarakat untuk merencanakan perjalanan jauh hari sebelum keberangkatan dan juga menghindari antrean panjang di loket,” ujar Ilud, kemarin.

Diakuinya, memang pemesanan tiket kereta api masih sepi karena kondisi itu berbeda seperti di Pulau Jawa. Menurut dia, kalau di Jawa calon penumpang pada mudik ke kampung halaman masing-masing dan masyarakat sangat membutuhkan transportasi kereta api.

“Kalau di Sumut, kebanyakan masyarakat bukan mudik tetapi lebih kepada silaturahim. Maka dari itu, tidak terlalu banyak,” katanya.

Oleh karena itu, lanjut Ilud, dia mengimbau agar warga yang berpergian menggunakan layanan kereta api dalam masa angkutan Hari Raya Idul Fitri agar segera melakukan transaksi pemesanan melalui channel penjualan, baik secara internal maupun eksternal. Sebab, kebiasaannya masyarakat baru membeli tiket saat mau dekat Lebaran. Sehingga, kalau sudah begitu tentunya antrian akan panjang.

“Untuk menghindari antrean panjang dan memudahkan masyarakat, pesanlah tiket jauh hari sebelum keberangkatan. Dengan demikian, begitu mau berangkat hanya tinggal check in saja,” ucapnya.

Hal senada diutarakan Kepala Stasiun Besar Kereta Api Medan, Iwan Setiawan. Iwan mengakui memang hingga saat ini pemesanan tiket kereta api untuk Lebaran masih sedikit. Menurut dia, biasanya warga akan ramai melakukan pemesanan tiket kereta api saat beberapa hari menjelang lebaran.

“Inilah yang buat ramai stasiun, ketika orang beramai-ramai beli tiket menjelang Lebaran. Kita berharap warga yang mau mudik Lebaran, sebaiknya memesan tiket jauh-jauh hari agar tidak ikut mengantri,” tutur Iwan kepada wartawan.

Ia menambahkan, untuk melakukan pemesanan tiket kereta api, masyarakat bisa memesan melalui channel internal, seperti, laman tiket keretaapi.co.id, contact center 121, aplikasi KAI Access, dan loket stasiun kereta api.

Selain itu, pemesanan tiket juga bisa dilakukan melalui loket multibiller, minimarket yang telah bekerja sama dengan perusahaan, termasuk penjualan pada situs dan aplikasi smartphone yang dikelola mitra.

“Mitra-mitra penjualan resmi PT KAI seperti Indomaret, Alfamaret, tiket.com, finnet, tokopedia, alfamidi, pegi-pegi.com, aerotiket, padiciti, bimasakti, jatilindo, oketiket, PT Pos Indonesia dan penerimaan pembayaran melalui bank-bank yang bermitra dengan KAI,” tukasnya. (ris/sp)


Jadwal sejumlah KA di wilayah Sumut:
1. KA Sri Bilah
Medan-Rantau Prapat                Rantau Prapat-Medan
Lama            Baru                             Lama            Baru
08.40            07.52                        08.40            07.20
10.37            10.30                        15.30            14.30
15.37            15.05                        17.30            17.25
22.35            22.30


2. KA Putri Deli
Medan-Tanjungbalai                Tanjungbalai-Medan
Lama            Baru                        Lama            Baru
07.35            06.30                        08.55            06.55
12.32            12.15                        14.35            12.10
17.55            17.10                        19.40            19.25


3. KA Siantar Ekspres
Medan-Siantar                              Siantar-Medan
Lama            Baru                        Lama            Baru
13.27            14.00                        07.25            06.20

Sumber: Humas PT KAI Divre I Sumut



Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.