Mahendra dan Supryanto Dilapor ke Kejari


ASAHAN-Forum Aliansi bersama Gerakan Anti Korupsi melaporkan mantan Kadis Pendidikan Asahan Tahun 2007 Mahendra dan Supryanto ke Jaksaan Negeri Kisaran (kejari). Keduanya dilaporkan terkait dugaan korupsi dana DAU tahun 2007 senilai Rp2 miliar.

"Laporan yang kami serahkan bukan hanya itu saja, ikut juga kami laporkan berkas dugaan panitia penyelenggara HUT Asahan ke 71, ke Kejaksaan Negeri Asahan. Ini laporan kedua yang telah disampaikan, Mahendra selaku Kadis tahun 2007 dan Supryanto menjabat Sekretaris Pendidikan telah diduga melakukan tindak pidana korupsi pada Dana DAU Disdik senilai Rp2 miliar,” ucap Tarida Ilham Manurung usai menyerahkan berkas, Rabu (29/3).

Ditambahkan Tarida Ilham Manurung, dalam laporan yang diserahkan turut pula dilampirkan video rekaman suara dan gambar para pedagang yang merasa keberatan dan dijadikan objek pungutan liar oleh Supryanto dan Supryadi pimpinan EO tersebut.

Forum Aliansi Bersama Gerakan Anti Korupsi juga mendesak agar kasus ini jangan lama untuk diproses.

“Sebab dua kali kami telah melaporkan kasus ini. Namun belum ada hasil dari pihak Kejaksaan. Mereka selalu berdalih dengan alasan segera mempelajari berkas terlebih dahulu, meski kelengkapan berkas tersebut sudah memenuhi unsur tindak pidana dengan adanya kelengkapan bukti-bukti yang telah diberikan.

"Dalam waktu dekat, jika tidak ada respon dari pihak kejaksaan, maka kami akan melakukan aksi turun ke jalan di Kejaksaan Negeri Kisaran, serta melaporkan kasus ini ke Pihak Kejatisu, Poldasu serta ke Pengadilan Tipikor Negeri Medan," ucap Tarida Ilham Manurung.

Sementara itu, Septian Tarigan SH usai menandatangani bukti penyerahan berkas menyebutkan. Pihaknya terlebih dahulu akan mempelajari berkas perkara dugaan yang diserahkan.

"Kita akan menyerahkan berkas laporan ini kebagian bidang Intelijen Kejaksaan, setelah ditelaah baru kita akan melakukan pemeriksaan dan pemanggilan saksi. Mungkin memakan waktu seminggu atau dua minggu, karena bukan ini saja laporan yang masuk dari masyarakat," terang Septian Tarigan. (Mag1/syaf/ma/int)


Subscribe to receive free email updates: