TANJUNGBALAI - Dalam beberapa minggu terakhir ini, blanko kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcatpil) Kota Tanjungbalai habis. Meskipun sudah mengajukan dropping, namun Disdukcatpil belum juga menerima blanko dari Kemendagri karena masih dalam tahap proses lelang pengadaan.

Akibatnya, sampai saat ini belum bisa dipastikan kapan Disdukcatpil akan menerima kiriman blanko E-KTP tersebut. Namun demikian, bagi masyarakat yang ingin mengurus E-KTP tidak perlu khawatir, karena Disduk Capil akan menerbitkan Surat Keterangan (Suket) sebagai bukti idenditas sementara.

"Hingga saat ini dropping blanko E-KTP dari Kemendagri belum bisa dilakukan karena masih dalam proses lelang untuk pengadaannya. Dan sebagai gantinya untuk sementara, Disdukcatpil akan menerbitkan Surat Keterangan (Suket) bagi masyarakat yang ingin mengurus E-KTP," ujar Walikota Tanjungbalai M Syahrial SH MH melalui Kabag Humas dan Protokol Nurmalini Marpaung SSos MIkom kepada koran ini, Kamis (16/3).

Menurut Nurmalini Marpaung, meskipun nantinya bentuk fisiknya sangat berbeda, namun, fungsi dari Surat Keterangan (Suket) dengan E-KTP akan sama persis. Katanya, Suket tersebut juga bisa digunakan untuk kelengkapan administrasi seperti perbankan walaupun masa berlakunya hanya selama 6 bulan.

"Jika sewaktu-waktu blanko E-KTP sudah datang, pemegang Suket bisa langsung menukarnya dengan E-KTP. Dan persyaratan untuk mendapatkan Suket, sama seperti persyaratan mengurus E-KTP yakni harus memiliki Kartu Keluarga (KK) dan sudah melakukan perekaman E-KTP. (ck5/syaf/ma/int)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.