BATUBARA – Suara serine mobil pemadam kebakaran, Selasa (11/4) sekira pukul 20.45 WIB dilalap si jago merah menghebohkan warga. Dua bangunan ruko (Rumah Toko) penjual alat kelengkapan sepedamotor (Sparepart) ludes terbakar hanya dalam waktu 1 jam 30 menit.

Dua ruko yang terbakar berada di Lingkungan V, Jalan Nelayan, Kelurahan Tanjung Tiram, Kabupaten Batubara. Ruko itu milik Aboy alias Samin (50) .

Salah seorang warga menyebutkan, api pertamakali terlihat dari bagian depan ruko dan warga yang melihat kobaran api yang terus membesar itu langsung berteriak.

"Api-api di ruko Aboy itu,"sebut warga menirukan kejadian malam itu.

Mendengar teriakan itu, warga pun kemudian langsung ramai berdatangan kelokasi kejadian dan mencoba membantu memadamkan api yang terus membesar membakar bagian bangunan ruko dua lantai tersebut dengan peralatan seadanya. Sementara warga lainnya tampak menghubungi petugas pemadam kebakaran agar diturunkan ke lokasi untuk membantu memadamkan api yang terus berkobar.

Sebagian warga lainnya juga tampak berinisiatif  berupaya mendobrak pintu ruko yang terbuat dari besi untuk melakukan pemadaman api dan mencoba menyelamatkan barang-barang di dalam ruko.

"Kalau dilihat tidak ada barang yang bisa diselamatkan karena pintunya terkunci," terang Wandi warga yang melihat kejadian. 

Berselang sekitar 15 menit kemudian, mobil pemadam kebakaran dari BPBD Batubara baru datang kelokasi dan langsung menyemprotkan api kebagian bangunan ruko yang terbakar. Hingga api baru dapat dipadamkan beberapa saat kemudian sekira pukul 22.00 WIB.

Amatan wartawan dilokasi kejadian, hanya dua ruko yang hampir ludes dilalap api dan api tidak sempat merembet kebagian bangunan lainnya yang berada disekitar lokasi kejadian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian di taksir mencapai ratusan juta rupiah. 

Sementara usai kejadian kebakaran itu, Aboy pemilik ruko terlihat pasrah atas kejadian menimpanya itu. Saat ditanyai wartawan, ia mengakui tidak mengetahui asal api yang membakar ruko miliknya itu. 

"Saya tidak tahu, tiba-tiba api sudah besar, dan peralatan sparepart habis terbakar " katanya bernada lemas. 

Sementara anggota keluarga korban juga mengaku tidak mengetahui pasti penyebab kebakaran tersebut.
"Gak tahu darimana asal apinya, cuma semua barang-barang gak bisa diselamatkan dan habis terbakar,"ujar pria bertato pada kakinya itu. 

Terpisah, Kapolsek Labuhan Ruku AKP Irsol kepada Wartawan Koran ini membenarkan kejadian kebakaran itu.


"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Dugaan sementara api berasal dari konsleting arus pendek listrik," ujarnya. (syaf/mtc/int) 

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.