Alamak, Pembunuh 5 Orang Sekeluarga di Medan yang Ditangkap di Asahan Hanya Dibayar Rp500 Ribu

Medan-Ada pengakuan yang mengejutkan dari tersangka pembunuh sekeluarga di Medan. Untuk membunuh kelima korbanya tersangka hanya dibayar Rp500 ribu. Artinya nyawa satu orang cuma dibayar Rp100 ribu.

Hasil rilis Polda Sumut, Rabu (12/4) mengungkap bahwa Roni, selaku eksekutor pembantai satu keluarga di Jalan Mangaan, Lingkungan 11, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, sempat diberikan uang Rp500 ribu oleh Andi Lala (DPO) yang merupakan otak pelaku.

"Saat ini kita sedang mendalami apakah pemberian itu merupakan upah atau seperti apa. Tapi yang pasti yang bersangkutan (Roni) mengakui menerima uang tersebut. Roni ini keponakan Andi Lala," ujar Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Rina.

Diketahui, motif pembunuhan sekeluarga di Mabar dilatarbelangi harta warisan. Lima orang yang merupakan sekeluarga ditemukan tewas besimbah darah di sebuah rumah di Jalan Mangaan, Lingkungan 11, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli.

Lima korban pembunuhan tersebut, yakni pasangan suami istri Riyanto ,40, dan Sri Ariyani ,40, kedua anak mereka, Naya ,14, dan Gilang ,8, serta mertua Riyanto, Sumarni ,60,. Sementara putri bungsu Riyanto dan Yani, Kinara ,4, selamat dari pembantaian. Saat ini, kondisi balita malang yang sempat kritis itu tengah menjalani operasi bagian kepala di RSU H Adam Malik Medan. (mtc/int/syaf)