ISTRI Norman (35) pintar masak, sehingga tetangganya si Ridwan (40) suka numpang makan. Tapi lama-lama ternyata dia pengin numpangi Farida juga. Sekali waktu Norman memergoki bagaimana Ridwan menciumi Farida dengan penuh nafsu. Saking cemburunya, langsung saja Ridwan ditusuk pisau, jusss……

Istri yang pintar masak, niscaya akan membuat suami semakin sayang padanya. Sebab kata orang cinta lelaki itu bisa dimulai dari perut, meski kemudian tujuannya di bawah perut. Cuma, jika keahlian masak itu membuat tetangga jadi sering numpang makan, harus diwaspadai. Jangan-jangan di balik politik numpang makan itu terbersih pula niat untuk menumpangi si ahli masak tersebut.

Kisah ini dialami oleh keluarga Norman, warga Batuaampar, Batam. Istrinya yang pintar masak, justru hampir saja bikin celaka rumahtangganya. Sebab ada oknum tetangga yang mencoba cari kesempitan dalam sebuah kesempatan. Dan Norman telah memberinya pelajaran berharga buat si lelaki mata keranjang itu.

Farida istri Norman memang pintar masak. Menu apa saja di tangan dia jadi bikin goyang lidah. Karenanya sang suami tak pernah jajan di luar, karena masakan istri selalu terasa maknyusss. Pas pedesnya, pas pulennya, pas pula dengan selera. Kebetulan pula Farida juga perempuan sosial, sehingga tetangga dekat seperti keluarga Ridwan sering pula dikirimi sayur bikinan Farida.

Tapi itu rupanya belum cukup. Ketika jam makan malam, sering Ridwan bertamu, sehingga diajak makan sekalian. Seperti istrinya, Norman juga tak tega menolak tamu datang di saat keluarganya makan. Yang kebangetan justru si tamu, sudah tahu jam-jam itu jamnya orang makan malam, kenapa datang bertamu? Dasar ndableg!

Ternyata, di balik kerajinan Ridwan numpang makan di rumah Norman, diam-diam dia tertarik pada Farida yang lumayan cantik itu. Jadi habis numpang makan, pikirannya suka tergoda kapan bisa numpangi istri tuan rumah yang kelihatan sekel namn cemekel itu? “Dua putaran juga nggak papa, yang penting saya bisa menang,” kata batin Ridwan ngeres sekali.

Kebetulan Ridwan ini punya keahlian sampingan, sebagai paranormal. Banyak pula orang tetangga desa yang berobat padanya. Beberapa hari lalu, mendadak Farida menderita sakit. Tanpa curiga Ridwan pun minta tolong untuk mengobatinya. Siapa tahu penyakit bininya ringan-ringan saja, sehingga tak perlu mengeluarkan kartu BPJS.

Kesempatan emas, pikir Ridwan. Dia segera bergegas ke rumah Norman dan masuk ke kamar Farida, tempat di mana dia tergolek sakit. Mulailah dia menerapi penyakit bini Norman. Setelah berkomat-kamit, Ridwan mulai memijat tubuh Farida di bagian tertentu. Lama-lama makin berani, menjamah gunung kembar di dada Farida segala.


Farida masih diam. Tapi lama-lama Ridwan semakin ngelunjak. Terbukti dia mulai berani mencium pipi dan bibir Farida dengan penuh nafsu. Sang pasien berusaha menepis sebisanya. Tapi sepeninggal paranormal amatiran tersebut, Farida bercerita pada suaminya. Tentu saja Norman marah, sehingga Ridwan langsung disusul ke rumahnya dan ditusuk jusss, sebagai pelajaran. “Numpang makan di rumah boleh sepuasnya, tapi jangan pula coba-coba menumpangi bini saya,” kata Norman di depan polisi. (int)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.