Horeee. Pengusaha dari Korea Selatan Akan Bangun Perusahaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Tanjungbalai


TANJUNGBALAI - Kedatangan pengusaha Korea Selatan (Korsel) ke Tanjungbalai baru-baru ini memberikan setitik harapan untuk peningkatan perekonomian di Kota Tanjungbalai. Karena, pengusaha Korea Selatan tersebut sangat tertarik untuk menanamkan modalnya dengan membuka Perusahaan Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Kota Tanjungbalai.
Istri Walikota Tanjungbalai memberikan cendera mata kepada pengusaha dari Korea Selatan


"Baru-baru ini, dengan didampingi Walikota Tanjungbalai M Syahrial SH MH, para investor dari Korea Selatan itu telah melakukan kunjungan ke sejumlah lokasi yang ada di Kota Tanjungbalai. Adapaun lokasi-lokasi yang mereka kungjungi itu adalah Pulau Besusen dan beberapa pulau kecil lainnya, Water Front City (WFC), Jalan Lingkar Utara serta kawasan industri di Kecamatan Sei Tualang Raso. Dari hasil kunjungannya itu, para investor tersebut sangat tertarik untuk membuka Perusahaan Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Kota Tanjungbalai. Akan tetapi, lokasinya tidak di Pulau Beswesen melainkan di areal eks PT Arkaco di Kecamatan Sei Tualang Raso," ujar Drs H Abdi Nusa, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungbalai kepada koran ini, Sabtu (22/4).

Menurut Drs H Abdi Nusa, pada awalnya Pemko Tanjungbalai menawarkan Pulau Besusen untuk menjadi lokasi PLTS tersebut. Akan tetapi, pengusaha dari Korea Selatan tersebut tidak setuju dengan alasan, kondisi tanah dari Pulau Beswesen masih labil.

"Namun demikian, untuk menanamkan modalnya di Kota Tanjungbalai lewat pembangunan PLTS, masih harus mendapatkan persetujuan dari Provinsi Sumatera Utara. Dan saat ini, para investor dari Korea Selatan itu masih melakukan koordinasi dengan Provinsi Sumatera Utara," papar Drs H Abdi Nusa.

                                
Para pengusaha dari Korea Selatan saat menaikan kapal mau meninjau Pulau Basusen.

Dalam kesempatan itu, Drs H Abdi Nusa juga menginformasikan, bahwa untuk lokasi PLTS tersebut, butuh areal dengan luas sekitar 5 Hektar. Dan, imbuhnya, dengan dibukanya PLTS tersebut, akan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat di Kota Tanjungbalai sekaligus menjadi sumber pendapatan daerah.
"Mudah-mudahan, PLTS tersebut jadi di bangun di Kota Tanjungbalai," pungkas Drs H Abdi Nusa.

Seperti diketahui, baru-baru ini, sejumlah pengusaha dari Korea Selatan telah mengadakan kunjungan ke Kota Tanjungbalai yang di prakarsai oleh Kadin Sumatera Utara. Dalam kunjungannya tersebut, Walikota Tanjungbalai M Syahrial,SH,MH bersama istrinya Ny Sri Silvisa Novita M Syahrial langsung mendampingi para pengusaha Korea Selatan ini sekaligus memperlihatkan sejumlah kawasan yang punya potensi alam yang belum digali sekaligus menawarkan peluang untuk membuka usahanya di Kota Tanjungbalai. (syaf/int)

Subscribe to receive free email updates: