Nias- Gara-gara mengganggu istri orang Kama`ua (25) tewas ditikam Ama Seni (39). Setelah sempat kabur, akhirnya pelaku menyerahkan diri kepada personel Polsek Gido.



Informasi diperoleh, korban Kama’ua merupakan warga Dusun I, Desa Sifalaete Idanoi, Kecamata Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli.

Kapolsek Gido Iptu Khamzar Gea, Senin (24/4) mengatakan, awalnya polisi kesulitan mengungkap kasus ini karena minimnya saksi dan petunjuk. Tetapi berkat kejelian personil, akhirnya identitas pelaku berhasil diketahui.

"Kurang lebih 13 orang saksi yang kita periksa dan dari keterangan para saksi terdapat sinkronnisasi tentang identitas pelaku. Kemudian aksi ini pembunuhan ini mengarah kepada BZ alias Ama Seni (39) penduduk Desa Olindarawa, Kecamatan Gido" ujar Iptu Khmazar Gea.

Pelaku menyerahkan diri kepada Bhabinkatibmas, Ama Seni menyerahkan diri, Sabtu (22/4) sekitar Pukul 17.00 WIB. Selanjutnya pelaku diboyong ke Polsek Gido oleh Bhabinkamtibmas Aiptu Asa`ali Lawolo dan Brigadir Nova Trisman Lawolo.

Di hadapan Kanit Res Polsek Gido Bripka Saat Zebua, Ama Seni mengakui bahwa dialah pelaku pembunuhan terhadap Kama’ua. Bripka Saad Zebua mengatakan bahwa tersangka sesuai dengan keterangan di BAP menghabisi korban karena pelaku tidak terima dengan perilaku korban yang sering menghubungi istrinya Ina Seni via telepon seluler.

Padahal Ina Seni sudah mengatakan bahwa dia sudah mempunyai suami dan anak.

"Sehingga pada hari kejadian tersebut  (Senin 17/04/2017) tersangka dan istrinya berangkat ke Sisarahili karena hendak membeli kebutuhan. Tersangka yang berjalan beriringan dengan istrinya melihat secara langsung pada saat korban menghadang istrinya dengan sepedamotor dan menarik tangan istrinya," terang Kapolsek.

Padadal pada saat itu  Ina Seni masih sempat mengatakan kepada korban, bahwa ia jangan diganggu karena telah mempunyai suami dan anak. Perkataan Ina Seni tersebut justru membuat korban makin nekat dan menarik tangan Ina Seni. Melihat kejadian tersebut, tersangka berlari mendekati istrinya dan korban.
Melihat kedatangan tersangka, korban justru mengambil sebilah pisau dari balik bajunya. Pada saat itu sempat terjadi pergulatan di antara keduanya yang mengakibatkan korban tewas.

Sementara itu Kapolres Nias AKBP Bazawato Zebua SH MH mengapresiasi keberhasilan Bhabinkamtibmas Polsek Gido Aiptu Asa`ali Lawolo dan Brigadir Nova Trisman Lawolo. (syaf/int)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.