Pembunuh Ibu Dua Anak yang Ditemukan Nyaris Bugil di Kamar Hotel Terungkap Berkat CCTV


Medan - Misteri kematian Almithania (34), yang mayatnya ditemukan terduduk di kamar mandi hotel di Medan, akhirnya terungkap berkat rekaman CCTV. Polisi menangkap pelaku di Kecamatan Selayang, Kota Medan.

Informasi yang dihimpun, pelaku bernama Handely alias Hendri (35). "Pelaku ditangkap tadi malam di daerah Selayang. Saat ditangkap, tidak ada perlawanan," kata Kapolrestabes Medan Kombes Sandi Nugroho, Sabtu (8/4).

Sandi mengungkapkan, kasus ini terungkap setelah pihaknya melakukan olah TKP, pemeriksaan CCTV, dan pemeriksaan saksi. Setelah didapatkan ciri-cirinya, pelaku akhirnya dapat ditangkap polisi.

Secara terpisah, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Rina Sari Ginting mengatakan kejadian bermula pada Selasa (4/4). Saat itu korban dengan pelaku bertemu di tempat kos teman korban di Jalan Flamboyan dengan tujuan untuk mengobrol.

Rina menerangkan, pelaku dengan korban sudah kenal sejak 2 tahun lalu. Korban mengaku sudah bercerai dengan suaminya.

Pada Kamis (6/4) malam, pelaku bertemu secara tidak sengaja dengan korban, lalu mengobrol dan mengajak jalan-jalan. Pada saat mereka minum es, pelaku mengajak korban ke rumah teman korban, namun korban mengajak pelaku menginap di hotel.

"Terjadi cekcok di antara mereka. Pelaku mengambil ikat pinggang korban dan melilitkan ke leher korban hingga tak sadar diri," terang Rina.

Saat itu, korban sempat ditidurkan di atas kasur selama 30 menit. Kemudian korban dibawa ke kamar mandi dengan cara diseret.

"Barang bukti yang diperoleh dari pelaku adalah tas korban dan HP korban. Saat ini pelaku masih diperiksa," kata Rina.


Pelaku Kesal Dimintai Uang

Mayat Almithania (34) ditemukan di kamar mandi hotel di Medan, Sumatera Utara. Ternyata dia dibunuh teman dekat. Apa motifnya?

"Korban minta pelaku menepati janji memberi uang untuk membayar cicilan sepeda motor," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Rina Sari Ginting, Sabtu (8/4/2017).

Pelaku bernama Handely alias Hendri (35). Dia ditangkap tanpa perlawanan di daerah Selayang, Medan, Jumat (7/4) malam.

Kejadian bermula pada Selasa (4/4) lalu. Korban bertemu pelaku di tempat kos teman korban di Jalan Flamboyan. Kedua insan ini kenal sejak 2 tahun lalu. Korban mengaku sudah bercerai dengan suaminya.

Pada Kamis (6/4) malam, pelaku bertemu secara tidak sengaja dengan korban, lalu mengobrol dan mengajak jalan-jalan. Pada saat mereka minum es, pelaku mengajak korban ke rumah teman korban, namun korban mengajak pelaku menginap di hotel.

"Sekitar pukul 22.20 WIB, saat di hotel, pelaku dan korban melakukan hubungan suami-istri. Setelah itu, mereka makan dan korban menagih janji pelaku mengenai uang yang dijanjikan. Namun terjadi konflik di antara mereka. Pelaku mengambil ikat pinggang korban dan melilitkan ke leher korban hingga tak sadar diri," terang Rina.

Korban sempat ditidurkan di atas kasur selama 30 menit. Kemudian korban dibawa ke kamar mandi dengan cara diseret.

"Barang bukti yang diperoleh dari pelaku adalah tas korban dan HP korban. Saat ini pelaku masih diperiksa," kata Rina.

Sementara itu, Kapolrestabes Medan Kombes Sandi Nugroho menjelaskan kasus ini terungkap setelah pihaknya melakukan olah TKP, pemeriksaan CCTV dan pemeriksaan saksi. Setelah didapatkan ciri-cirinya, pelaku akhirnya dapat ditangkap polisi. (mc/syaf/int)