Pulang Dari Malaysia Nggak Bawa Paspor, 142 TKI Diamankan di Perairan Asahan


TANJUNGBALAI- Petugas Bea dan Cukai mengamankan 142 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke dermaga Pelabuhan Teluk Nibung, Tanjungbalai, Kamis (13/4). Ke-142 TKI itu terdiri dari 98 orang laki laki, 36 orang perempuan serta 8  anak-anak.


Informasi diperoleh, para TKI ini diamankan dari 2 kapal nelayan tanpa nama di perairan Tanjung Jumpul, Kabupaten Asahan. Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (BC) Tipe Madya Pabean C Teluk Nibung Fuad Fauzy melalui Kasi P2 Andry Irawan mengungkapkan ada 142 orang TKI ilegal yang diamankan.

Saat dilakukan pemeriksaan tidak ditemukan adanya barang bukti narkoba  ataupun barang terlarang lainya.

"Penangkapan 142 TKI Ilegal ini berawal dari kecurigaan petugas BC Karimun saat melihat 2 kapal nelayan mengangkut banyak penumpang lalu di lakukan pencegahan dan diserahkan kepada kita. Maka kita bawa ke dermaga untuk pemeriksaan barang terlarang," ujar Andry.

Menurut andri dalam pemeriksaan, para TKI mengaku nekat menumpang kapal nelayan karena berbagai masalah seperti paspor ditahan majikan dan upah tidak dibayarkan, paspor hilang, paspor melewati masa ijin tinggal dan bahkan ada yang tidak memiliki paspor karena sejak berangkat pun lewat jalur ilegal.

Dikatakannya ,selain mengamankan para TKI  petugas juga mengamankan 5 orang  ABK dan Nahkoda.


"Kelima  ABK dan nahkoda dari kedua kapal tersebut juga kita amankan untuk diproses hukum yang berlaku. Sementra para TKI dipulangkan setelah sebelumnya diberikan pengarahan untuk mengikuti prosedur keimigrasian dan kepabeanan bila berpergian keluar negeri," katanya Andri sambil menambahkan bahwa dari para TKI petugas menyita 75 paspor dan 3 Splp dan telah diserahkan kepada pihak imigrasi. (mc/syaf/int)