Waduh, 902 Warga Tanjungbalai Terserang ISPA


TANJUNGBALAI – Sejak tiga bulan terakhir, sedikitnya 902 orang warga Kota Tanjungbalai yang menderita penyakit infeksi saluran pernapasan atas. Itu sesuai data yang dimiliki Dinas Kesehatan Tanjungbalai.

 ilustrasi.

Kepala seksi pengendalian dan pemberantasan penyakit menular Dinas Kesehatan Kota Tanjungbalai Alidar yang ditemui di ruang kerjanya, Rabu (26/4) mengatakan, berdasarkan catatan dinas kesehatan mulai bulan Januari hingga Maret tahun 2017, jumlah kasus ispa terus menurun, namun meski demikian penyebaran penyakit ISPA perlu diwaspadai.

“Untuk tiga bulan terakhir tercatat sebanyak 902 warga kita yang terserang penyakit infeksi saluran pernafasan atas (ispa). Hal ini jauh menurut dari tiga bulan sebelumnya,” kata Alidar.

Menurut Alidar, penyakit ISPA disebabkan faktor cuaca ditambah kondisi lingkungan dan pola hidup masyarakat yang kurang sehat.

“Penyakit gangguan pernapasan ini umumnya di sebabkan karena faktor cuaca yang tidak menentu, seperti halnya sekarang ini sedang peralihan musim. Akibatnya berbagai penyakit akan bermunculan terutama ISPA,” ujarnya.

Selain ISPA, dimusim pancaroba saat ini warga diminta untuk mewaspadai ancaman Demam Berdarah Dengue (DBD). Penyakit saluran pernafasan atas seperti influenza dan batuk-pilek serta penyakit pencernaan seperti muntaber dan diare.
Untuk mengantisipasi penyakit ini kata Alidar, masyakat diminta untuk senantiasa membudayakan Perilaku Hidup Bersih (PHBS).

“Menjaga pola makan yang teratur agar daya tahan tubuh dapat terjaga dengan baik, serta menjaga kondisi lingkungan sekitar terus tetap bersih, sehingga sirkulasi udara yang dihirup setiap harinya sehat," ujarnya. (syaf/int)