TANJUNGBALAI-Ribuan rumah warga di Kota Tanjungbalai terendam air. Hal itu terjadi akibat air laut pasang, Kamis (27/4) sejak pukul 16.00 WIB hingga 19 .00 WIB, Akibatnya, sejumlah ruas jalan utama di inti Kota Tanjungbalai tergenang air setinggi 30 centimeter.


Banjir yang melanda salah satu ruas jalan di Kota Tanjungbalai


Banjir rob tak hanya merendam sejumlah ruas jalan inti kota juga menggenangi pemukiman warga. Sedikitnya da 1.000 rumah warga yang tergenang air.

Menurut Faisal (39), seorang warga Kecamatan Tanjungbalai Selatan mengatakan, permukiman warga yang berada di kawasan inti kota memang kerap menjadi langganan banjir rob saat gelombang air laut naik. Akibatnya, banyak perabotan rumah tangga yang rusak terendam air laut.

"Sudah dua hari pasang air laut naik,” katanya.

Saat ini ketinggian air laut yang naik sudah mencapai  40 centimeter, dan sudah mulai mengganggu aktivitas warga.

                    
       
Warga membersihkan rumahnya yang terendam air akibat banjir.


"Kerja ekstra, karena kami harus menimba air dan membersihkan rumah dari genangan air yang masuk," ucap Ridwan.

Ridwan berharap pemerintah menyikapi banjir yang sudah sering terjadi akibat air laut pasang.

Hal sama juga dikatakan Joni warga Pulau Simardan. Menurut Joni, banjir rob yang merendam Kota Tanjungbalai merupakan sesuatu yang patut disikapi serius oleh Pemko Tanjungbalai.


“Mesti pemerintah mencari solusi untuk mengatasinya karena ini mengganggu  aktivitas warga. Sudah layak dibangun tanggul dan perbaikan drainase agar banjir tidak mengganggu aktivitas warga," ujarnya. (syaf/int)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.