LABURA -Sebanyak 5 pintu rumah kontrakan milik Khairul Anwar dan satu unit sepeda motor jenis Yamaha Mio,  kulkas serta perabot rumah tangga ludes  terbakar di lalap si jago merah. Peristiwa ini terjadi  di lingkungan XII kelurahan Aek Kanopan Timur kecamatan Kualuh Hulu Labura persis di samping SPBU Aek Kanopan, Rabu (24/5) sekira pukul 10.30 wib.


Dari 5 pintu, yang dihuni hanya 2 pintu yang  ditempati  Setiawati alias Butet (50) dan Yani. "Tidak ada barang yang dapat diselamatkan," kata Butet dan yani di lokasi kejadian.


Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, api berasal dari rumah yang ditempati Butet. Saat itu Butet tidak berada di rumah, sedang menjalankan usaha dagangannya. Hanya seorang anak butet  bernama Eka (23) yang mengalami ganguan mental yang ditinggal di rumah. Sementara rumah Yani dalam keadaan kosong di tinggal pemiliknya.

Warga yang  melintas melihat api dan asap berada di dalam rumah Butet. Spontan warga sekitar di pemukiman padat penduduk itu mengevaluasi barang-barang  yang dapat diselamatkan. Namun warga tidak dapat berbuat banyak karena dinding rumah terbuat dari papan bahan yang mudah terbakar  dan warga pun berusaha memadam kan api dengan alat seadanya. Sebagian warga menghubungi petugas Damkar (petugas pemadam kebakaran). Hanya hitungan menit, petugas damkar telah tiba  ke lokasi.

"Tiga  truk Damkar ikut turun ke lokasi memadamkan api dan dapat dikuasai hingga api tidak melebar," kata Kepala Dinas Damkar Labura  Sofian di lokasi kejadian.


Setelah api dapat dikuasai, sempat terjadi kericuhan antara Butet dengan Yani. "Sudah kubilang jaga anak mu, jangan main api, ini lah akibat nya,'' ujar Yani hingga tolak menolak pun terjadi. Pihak kepolisian yang berada di lokasi menenangkan suasana dan membawa Eka (anak butet yang gagal mental) dari keramaian dan mengamankan  Eka.


"Sudah sering kami tengok anaknya (anak butet bernama Eka) main api dengan menggunakan mancis. Jadi diduga Eka itulah penyebabnya. Karena sebelum kejadian warga melihat Eka main mancis,” ujar Yani.


Ditambahkan Yani, rumah yang terbakar itu adalah rumah sewa kami sebanyak 5 pintu. Namun hanya  2 pintu yang ditempati saya dan Butet. Sepeda motor Mio dan kulkas adalah punya saya dan tidak ada yang dapat diselamatkan. Seisi rumah habis terbakar,” ujar janda 2 anak ini.


Kepala Dinas Damkar Labura Sofian, belum bisa menaksir kerugian. "Blum bisa kita kakulasi jumlah kerugian karena masih melakukan pendataan,” ujarnya.

Kapolsek Kualuh Hulu AKP ST Panggabean SH mengatakan, insiden tersebut terjadi karena ulah orang yang mengalami gagal mental.  "Jadi gimana kita mau memprosesnya,” ujar Kapolsek. (Syaf/mtc/int)  

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.