Acara Perpisahan jadi Petaka, Kapal Pengangkut Murid dan Guru SD di Labura Nyaris Tenggelam



LABUHANBATU-Acara perpisahan berbuah petaka. Teriakan histeris dan ketakutan dari puluhan murid dan guru SD Negeri 114367 Sei Pegantunggan Sei Berombang, Kecamatan Panai Hilir Kabupaten Labuhanbatu memecahkan kesunyian, Minggu (21/5) malam. Kapal Motor Jaya yang mereka tumpangi bocor dan nyaris tenggelam.



Meski tidak ada korban, namun lambung kapal bermesin dompeng bocor saat kapal membawa rombongan guru dan siswa dalam rangka perpisahan di Perairan Tanjung Lumba-lumba Perairan Sei Berombang Kecamatan Panai Hilir.

“Peristiwa itu terjadi sekira pukul 20.00 WIB. Saat itu Kapal pengangkut 52 penumpang guru dan murid SD Negeri 114367 Sei Pegantunggan pulang dari rekreasi di Kota Rantuprapat, dalam rangka acara perpisahan anak sekolah kelas 6 SD,” ungkap Kasat Pol Air AKP Suswito Widodo SH, Selasa (23/5).


 Menurutnya peristiwa ini terjadi ketika Kapal KM Jaya dinakhodai Sahrul Bahri dengan ABK Tarmizi, beranjak dari Tangkahan Ami Ika Desa Tanjung Sarang Elang, Kecamatan Panai Hulu menuju Desa Sei Penggantungan.

Dalam perjalanan tiba-tiba saja kapal tersebut menabrak kayu (tunggul) hingga lantai kapal tersebut pecah dan bocor. Sontak, Sahrul Bahri langsung menepikan kapal dan menghubunggi Pol Air untuk meminta bantuan.

“Seluruh penumpang berhasil diselamatkan malam itu juga dan langsung dibawa ke Puskesmas Si Pegantunggan untuk cek kesehatan dan melakukan pendataan jumlah penumpang,” tandasnya.


Sementara beberapa murid SD yakni  Agus (12), Eri (12), Wahyu (13) mengaku takut dengan insiden yang mereka alami. Para murid SD ini mengaku sempat takut jika kapal yang mereka tumpangi akan tenggelam.

“Takut pak soalnya saya nggak pandai berenang. Kalau kapal tenggelam bagaimana,” katanya. (syaf/mjc/int)