Bocah Penderita Hydrocepalus di Siantar Butuh Uluran Tangan Para Dermawan


Siantar-Seorang bocah bernama Suci Rahma (5) Jalan Sadum, Kelurahan bantan, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar, yang menderita Hydrocepalus membutuhkan uluran tangan para dermawan.

Desi Yusnita Damanik ibu bocah malang tersebut mengatakan putri sulungnya mengidap penyakit Hydrocepalus sejak usia 2 minggu. 

Hal itu diketahuinya saat putrinya setiap malam menangis sehingga dia dan suami Hariyadi membawa bocah malang itu ke dokter dan akhirnya diketahui penyakitnya Hydrocepalus.

Berbagai usaha telah dilakukan bersama suaminya untuk penyembuhan putrinya baik itu ke rumah sakit Adam Malik, pengobatan kampung, pengobatan terapi bahkan pernah melakukan scanning di salah satu rumah sakit swasta Kota Siantar. 

Hanya saja karena mereka terbentur dengan biaya, pengobatan terhadap Suci terpaksa dihentikan.

Desi Y Damanik bersama suaminya mengatakan ia sangat mengharapkan putri sulungnya bisa sembuh dari penyakit. 

” Kasihan bang kadang melihatnya, kalau malam suci (putrinya) tidak bisa tidur. Terus menangis, tiba di pagi hari nanti, dia baru bisa tidur,” sebutnya sedih.


Istri yang bersuamikan penjual sate ini mengaku kesulitan berobat karena tidak memiliki BPJS Kesehatan lagi. 

“Setahun yang lalu kami telah datang ke BPJS kesehatan, hanya saja karena cuma tiga bulan tidak diurus jadi dianggap tidak berlaku lagi. Kalaupun berlaku kata pihak BPJS kesehatan harus membayar tunggakan yang lumayan besar,” pungkasnya.


Dijelaskannya, meski usia putrinya mencapai 5 tahun namun sampai saat ini belum bisa berbicara bahkan untuk duduk saja tidak bisa. 

”Begini lah bang, dia tidur saja, kalau makan pun harus makan bubur,” katanya. (Syaf/mc/int)