Bocah SD Asal Simalungun Ini Dicabuli Ayah Kandungnya


SIMALUNGUN-Sebagai ayah seharunya melindungi istri dan anaknya. Namun hal itu tidak dilakukan  JS (35). Ia malah tega mencabuli anak gadisnya sendiri yang masih duduk dibangku sekolah dasar.

Korban saat membuat laporan di kantor polisi.


Informasi diperoleh, kelakuan bejad yang dilakukan warga Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun ini terungkap setelah korban bercerita kepada ibunya Y br S (31). Kepada wartawan, Rabu (31/5) Y br S bercerita, suaminya memaksa anak gadisnya BU untuk melakukan oral sek.

Dijelaskan ibu korban bahwa dia tidak terima prilaku suaminya dan melaporkan JS ke polisi guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Bahkan menurut y br S sesuai pengakuan putrinya, tersangka telah 20 kali mencabuli anaknya.

Masih dari Y br S, peristiwa itu berawal setelah Y br S dan suaminya sudah tak lagi ada kecocokan dalam menjalani bahtera rumah tangga mereka. Karenanya, sang istri memilih pisah ranjang sejak tahun 2015 silam.

“Sudah dua tahun kami pisah ranjang sejak tahun 2015,” ujarnya.

 Lantas Y boru Sinaga memilih untuk tinggal di rumah orangtuanya di Kecamatan Pematang Bandar dan membawa anaknya paling sulung laki-laki tinggal di rumah orang tuanya. Sedangkan anaknya BU tinggal bersama pelaku di rumahnya, berhubung korban masih sekolah kelas enam SD dan merasa tanggung untuk pindah sekolah.

Namun selama pisah ranjang dengan Y boru Sinaga, korban menjadi pelampiasan ayah kandung dengan mencabuli korban. Bahkan, hal itu terjadi berulangkali ketika sang ayah menginginkannya.

Lebih jauh, Y br S mengatakan bahwa selama ini suaminya bekerja sebagai sopir truk sawit. Namun, beberapa bulan belakangan, JS tak lagi bekerja dan menjadi pengangguran. Sedangkan Y br S terpaksa bekerja membantu orang lain berjualan.


Sementara Kasubbag humas Polres Simalungun AKP Jarait Sinaga mengatakan setelah pihaknya menerima laporan tersebut, kasus tersebut segera diserahkan ke Unit PPA Polres Simalungun.


“Lapor saja dulu, setelah itu baru diserahkan ke unit yang menanganinya nanti,” ucap Sinaga. (syaf/mc/int)

Subscribe to receive free email updates: