Hiiii, Ada Harimau Sumatera Terjaring Jeratan Babi di Dolok Panribuan Simalungun


SIMALUNGUN-Warga di Nagori Talun Sungkit, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun heboh. Seekor Harimau Sumatera seberat 130 kg di wilayah hukum (Wilhum) Polsek Tiga Dolok resot Simalungun, Jumat (5/5) sekira pukul 18.00 WIB terjerat jaring jeratan babi.

 Proses pelepasan harimau yang terjerat jaring babi hutan di Simalungun.


Informasi diperoleh, Harimau Sumatera belang hitam, putih, dan kuning itu sebelumnya ditemukan dalam keadaan terjaring dan masih hidup, sehingga pihak-pihak terkait menembak bius untuk selanjutnya dievakuasi ke Taman Hewan Pematangsiantar (THP) di Jalan Simanuk Manuk, Kelurahan Teladan, Kecamatan Siantar Barat.

Kapolsek Tiga Dolok, AKP Gandhi Hutagaol, Jumat (5/5) sekira pukul 19.04 WIB membenarkan ada seekor harimau sumatera yang terperangkap jaring. Menurut Gandhi, harimau tersebut pertama kali ditemukan oleh warga.

"Iya benar ada harimau terjaring. Beratnya sekira 130 Kg, dijumpai di Desa Talun Sungkit, Kecamatan Dolok Panribuan," ujar Kapolsek.

                                             
 Proses pelepasan harimau yang terjerat jaring babi hutan di Simalungun.


Sementara informasi lain yang berhasil diperoleh, auman harimau Sumatera yang terjerat jaring itu mengejutkan warga Kampung Talun Sungkit, Nagori Parmonangan, Kecamatan Dolok Panribuan, Simalungun, Jumat (5/5) sore.

Kini, Harimau itu sudah berada di Taman Hewan Pematangsiantar, menunggu pemeriksaan dari dokter hewan spesialis Harimau. Harimau itu ditaruh di kandang tersendiri. (syaf/int)