MADINA - Nyawa Ahmad Nizar (33) pegawai honor di Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tidak tertolong. Ia menghembuskan nafas terakhir setelah sepeda motor yang dikendarainya ditabrak mobil boks jenis L300 pada Selasa (16/5) malam sekira pukul 19.30 WIB.



Peristiwa yang merenggut nyawa Nizar, warga Roburan Dolok Kecamatan Panyabungan Selatan itu, terjadi di jalan lintas Panyabungan-Kotanopan tepatnya di Desa Parbangunan. Korban Nizar ketika itu hendak pulang dari tempat kerjanya di komplek perkantoran Pemkab Madina menuju rumahnya di Desa Roburan Lombang mengendarai Yamaha Vixion tanpa nomor polisi.

Lalu, di tikungan (TKP,red) tiba-tiba muncul dari arah berlawanan mobil boks jenis L300 bernomor polisi AB 8210 BU yang dikemudikan Hilman Sasmita (25) warga Desa Hutaraja Kecamatan Puncak Sorik Marapi dengan penumpang Sulaiman Nasution (21) warga Desa Parbangunan. Tabrakan pun tak terhindari, sehingga mobil dan sepedamotor sama-sama terlempar ke jurang.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Madina, AKP Henri Barus kepada Metro Tabagsel menerangkan, mobil yang dikemudikan Hilman Sasmita itu datang dari arah Kotanopan menuju arah Panyabungan, sementara korban tewas datang dari arah Panyabungan hendak pulang dari kantor tempatnya bekerja.

"Setibanya di TKP mobil yang dikemudikan Hilman Sasmita itu menabrak kreta Yamaha Vixion yang dikendarai Ahmad Nizar. Korban Nizar mengalami patah tangan kanan, patah kaki kiri, luka robek pada hidung dan meninggal dunia di TKP," ungkap Henri.

"Berdasarkan olah TKP dan keterangan saksi, di situ ada tikungan, mobil boks tersebut berjalan ke kanan jalan lalu menabrak sepeda motor korban, lalu terlempar ke bawah (jurang)," pungkasnya. (int)


Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.