Usai Padamkan Api yang Bakar 5 Rumah Warga di Asahan, Mobil Damkar Tabrakan, 3 Petugas Terluka


ASAHAN- Warga di Dusun II, Desa Pulau Maria, Kecamatan Teluk Dalam Asahan heboh. Tiga rumah semi permanen dan dua rumah permanen  ludes di lalap si jago merah, Rabu (17/5) sekira pukul 21.00 WIB.  Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun nasib apes dialami petugas mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik Pemkab Asahan. Usai memadamkan api yang membakar lima rumah warga, mobil damkar tersebut mengalami tabrakan beruntun di Jalinsum Medan-Rantauprapat. Akibatnya tiga petugas Pemadam Kebakaran mengalami luka-luka.



Informasi diperoleh dari beberapa warga yakni Edi (43), Agus (31) dan Iwan (37). Mengatakan mereka tidak mengetahui secara pasti bagaimana kebakaran itu bisa terjadi. Hanya saja saat api mulai membesar, ada warga yang teriak kebakaran.

"Saya mendengar suara jeritan minta tolong dan saya bersama warga yang lain langsung begegas mendatanginya dan sesampainya di situ saya melihat adanya kepulan asap dari rumah Mardiah," ujarnya.

Menurut Edi, awal kebakaran ini diperkirakan dari adanya korsleting (atus pendek) dari kabel listrik yang ada di rumah Mardiah.

Informasinya sebelum kejadian Mardiah menghidupkan mesin air yang berada di rumah Suryadarma alias Kacung. Setelah menghidupkan air tersebut, mesin ditinggalkan Mardiah. Beberapa saat kemudian terdengar jeritan anaknya yang sedang tidur di dalam kamar. 

Mardiah kembali ke rumah untuk melihat anaknya yang sedang tidur, ketika memasuki rumahnya atap asbes yang ada di dalam rumah sudah terbakar. Demikian juga dengan lemari plastik miliknya sudah dilalap api.

Warga yang mulai panik dengan kejadian ini langsung meminta bantuan ke unit Pemadam Kebakaran yang berada di Kisaran, sementara api telah melalap 3 tiga rumah semi permanen dan dua rumah permanen di antaranya rumah yang ditempati Dinem (79) Surya Darma (39) Mardiah (39) Kapino alias Angkat (43) dan Endang (40)
Sementara Kabid Damkar Pemkab Asahan Mainus mengatakan jarak tempuh dari pangkalan mobil damkar dengan lokasi kejadian sekitar 30 kilometer.

"Sehingga kami datang terlambat dikarenakan jalan menuju ke lokasi kejadian melewati Jalinsum yang sangat padat," ujarnya. Sebanyak tiga unit mobil damkar dikerahkan untuk mengatasi kebakaran yang menerpa lima rumah kopel di TKP. 

"Kami mendapat laporan terjadinya kebakaran ini sekitar pukul 22.00 Wib dan kami langsung bergerak ke lokasi dimaksud," ucapnya.
Masih menurut Mainus, api baru bisa dipadamkan setelah 5 jam. Mainus menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Hanya saja ditaksir kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Sementara informasi lain yang diperoleh, usai memadamkan kobaran api yang membakar 5 rumah warga, mobil damkar Pemkab Asahan tabrakan beruntun. Peristiwa itu terjadi saat petugas hendak pulang mengambil air. Saat itu mobil damkar tersebut mengalami tabrakan beruntun di Km 165-166 tepatnya di Desa Perkebunan Sukaraja, Kecamatan Teluk Dalam, Asahan.

Dian, salah seorang anggota unit Damkar Asahan mengatakan, saat itu mereka baru saja memadamkan api yang membakar lima unit rumah warga di Teluk Dalam. Saat hendak kembali ke Asahan, mobil damkar yang ditumpanginya mengalami tabrakan beruntun dengan truk colt diesel serta tronton. 

Dijelaskan Dian, sekira pukul 00.30 WIB, seluruh unit beserta personil Damkar Asahan beranjak pulang ke Kisaran. Namun sesampainya di jalinsum (TKP), salah satu Damkar yang dikemudikan Darwin Damanik dengan penumpang Kabid Damkar Mainus serta anggota Irwan mengalami tabrakan beruntun.

Kondisi jalan saat itu gerimis dan jalan basah serta licin akibat jalan tersebut baru disiram aspal karena adanya perbaikan jalan yang berlobang. Diakuinya juga bahwa mobil unit damkar melaju dengan kecepatan tinggi, hal tersebut sering dilakukan agar cepat sampai di pool dan mengisi tangki air yang sudah kosong dan langsung stand by di pool untuk menjaga kejadian susulan.

Mobil unit Damkar yang datang dari arah Rantauprapat menuju Medan saat ditempat kejadian hendak mendahului mobil yang searah dengannya dan berjalan agak melebar ke kanan. Saat hendak mendahului mobil yang ada di depannya, dari arah berlawanan melaju truk colt diesel.

Melihat itu supir mobil Damkar mencoba mengurangi kecepatan dengan mengerem laju kendaraan, akan tetapi akibat kondisi jalan basah serta baru ada pengaspalan, mobil berjalan menyeret dan menabrak dinding truk tersebut.

Kemudian berbalik arah dan ditabrak truk lainnya. Akibatnya bagian depan dan belakang mobil damker BK 8671 V mengalami rusak berat. Sementara dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa. Hanya saja tiga petugas damkar mengalami luka-luka dan dirawat ke RSU HAMS Kisaran.


Mobil truk tronton BK 8698 BS yang dikemudikan oleh Suratman (50) warga Dusun I, Kelurahan Bunut Barat, Kecamatan Kisaran Barat. Mobil truk Mitsubishi Colt Diesel BK 8027 VR dikemudikan Abdul Basir (35) warga jalan Kemuning lingkungan III kelurahan Selat Lancang kota Tanjung Balai. (syaf)

Subscribe to receive free email updates: