TAPTENG- Sejumlah mantan Dosen di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Al-Washliyah Sibolga-Tapteng sedang melakukan pembahasan dan merencanakan akan mengadukan oknum Ketua STIE Al-Washliyah Sibolga-Tapteng Drs H Kh Sm SE MA ke aparat hukum serta instansi terkait lainnya termasuk Kopertis Wil I dan Dirjen Dikti.


Pasalnya Kh Sm diduga kuat memperoleh gelar Sarjana Ekonomi palsu tanpa melalui mekanisme proses perkuliahan secara normal yang biasa diikuti lazimnya oleh mahasiswa secara resmi.

Itu dikatakan dua mantan Ketua Perguruan Tinggi Swasta (PTS) STIE Al-Washliyah Sibolga-Tapteng yang telah membuat pernyataan diatas meterai yang menyatakan bahwa oknum Kh Sm tak pernah kuliah.

Menurut Segaryono mantan Ketua periode 1987 hingga 1992 menyatakan dengan tegas bahwa oknum Kh Sm tak pernah mengikuti proses perkuliahan di STIE Al-Washliyah Sibolga- Tapteng.

"Saya dengan tegas menyatakan bahwa oknum Kh Sm tak pernah menjadi mahasiswa saya. Walaupun saya dengar informasinya beliau mempunyai ijazah yang ditanda tangani Ketua ketika itu alm. Ismail Lbn Tobing dan juga diketahui Koordinator Kopertis Wil. I yang waktu itu dijabat  Prof Usman Pelly, namun sepengetahuan saya Kh Sm tak pernah menjadi mahasiswa di STIE Al-Washliyah," tegas Segaryono yang saat ini berdomisili di Medan dan mengatakan ketika itu, kampus STIE masih berada di Jalan Diponegoro Sibolga, Kamis (24/5).

Senada dengan itu mantan Ketua STIE lainnya Aguslan Simanjuntak SE menyatakan hal yang sama.

 "Oknum Kh Sm pernah meminta saya untuk menandatangani berkas proses perkuliahannya di STIE. Namun, karena hal ini jelas menodai akademisi yang pernah saya pimpin dengan tegas saya menolaknya. Dan sepengetahuan saya, beliau tak pernah mengikuti proses perkuliahan di kampus yang pernah yang saya pimpin. Makanya ketika saya mengetahui oknum Kh Sm yang ketika itu sebagai staf administrasi dan juga pernah sebagai Pembantu Ketua II telah memperoleh gelar Sarjana Ekonomi, saya kaget. Perbuatannya ini telah jelas  mencoreng dan melakukan penipuan terhadap kebenaran yang selalu diajarkan di kampus dan institusi pendidikan lainnya yang tetap ingin selalu mencari kebenaran yang hakiki," ucap Aguslan Simanjuntak yang menjabat Ketua sejak periode 1993-1995.

Ketua STIE Al-Washliyah Sibolga-Tapteng Drs H Zuberudin Siregar MA yang dikonfirmasi mengakui telah memperoleh informasi tentang ketidak absahan proses perkuliahan oknum Kh Sm yang saat ini masih ikut sebagai fungsionaris di PTS tersebut.

"Ketika saya memperoleh informasi dan permasalahan tentang oknum Kh Sm, memang telah saya panggil untuk klarifikasi. Beliau hanya bisa menunjukkan foto saat beliau mengikuti Sidang Meja Hijaunya. Namun siapa yang mengujinya ketika itu, saya tak mengenalnya," kata Zuberudin Siregar.

Ketika ditanya tentang data dan proses serta mekanisme lain seperti apa judul Skripsi, siapa Dosen Pembimbing, kapan wisuda dan kelengkapan proses perkuliahan lainnya, Zuberudin yang sebelumnya bertugas di UMN Medan ini tak mampu memberikan keterangan.


"Untuk sementara baru itu saja yang dapat saya informasinya. Tentang proses perkuliahannya saya memang tak seluruhnya mengetahuinya," ujar Z. Siregar, Ketua yang baru menjabat dan mengaku telah lama sebagai Dosen Kopertis itu.

Sayangnya, oknum Drs H.Kh Sm yang akan dikonfirmasi secara langsung dan saat itu berada di kampus tak bersedia menerima sejumlah wartawan.

"Pak Sm tadi telah keluar dari kampus ini. Kami tak tahu kemana dia," ucap beberapa staf di kampus tersebut. Padahal, beberapa staf lain mengatakan bahwa oknum tersebut masih berada di ruangan Wakil Ketua I yang tertutup dan mempunyai kaca agak gelap itu.

 Sebelum mewawancarai ketua, oknum tersebut masih sempat bertemu dan papasan dengan wartawan. Ketika itu oknum Kh Sm berada di ruang ajudan Ketua dan segera mengelak dari beberapa wartawan.

Berulang kali beberapa wartawan mencoba menghubungi oknum yang juga sebelumnya bertugas sebagai Pejabat di Kemenag Sibolga itu belum berhasil dikonfirmasi.

"Pak Sm sedang berada di luar kota," ucap beberapa staf di kampus tersebut. (syaf/mtc/int)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.