Waduh, si Toge, Sudah Divonis Hukuman Mati Tetap Gak Jera, Masih Kendalikan Peredaran 25 Kg Sabu di Medan



MEDAN-Ternyata Togiman alias Toge napi Tanjung Gusta yang mengendalikan sabu sebanyak 25 Kg itu sudah diancam divonis hukuman manti. Namun hal itu tidak membuat Toge menyerah dalam mengedarkan barang haram tersebut.

Toge narapidana Tanjung Gusta yang sudah divonis hukuman mati ternyata masih nekad mengendalikan peredaran sabu dari dalam lapas.


Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumut kembali melakukan penangkapan terhadap Togiman alias Toge yang mengendalikan peredaran 25 kilogram sabu-sabu dari dalam Lapas Tanjunggusta.

Ia dijemput sekitar sepekan lalu dari Lapas Tanjunggusta. Toge diketahui sudah tiga kali terlibat kasus peredaran narkoba. Yang pertama, dia dihukum 10 tahun penjara dan menghuni Lapas Lubukpakam, Deliserdang.

Saat menjalani hukuman 10 tahun, Toge kembali kedapatan mengedarkan sabu. Ia kemudian dijatuhi hukuman penjara 12 tahun atas kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) di Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Dalam amar putusan majelis hakim, Toge dianggap terbukti bersalah melakukan suap terhadap mantan Kasat Narkoba Polres Belawan AKP Icwhan Lubis senilai Rp2,3 miliar.
Ternyata kurungan penjara tidak membuat Toge jera.

Kepala BNN Provinsi Sumatera Utara Brigjen Pol Andi Loedianto kepada wartawan, Senin (22/5) kepada wartawan membenarkan penangkapan ini.‎

“Yang menarik dalam penangkapan kali ini, bahwa tersangka Toge yang berperan sebagai pengendali, statusnya adalah narapidana di Lapas Tanjung Gusta Medan yang telah dijatuhi vonis hukuman mati,” ujar Andi.

Ditambahkan Andi, kini tersangka berserta dengan barang bukti dibawa ke Jakarta.

Andi Loedianto menjelaskan, pengungkapan ini bermula dari penyelidikan mendalam yang dilakukan petugas BNN, terhadap peredaran narkoba.

Dalam penyelidikan itu, petugas BNN akhirnya mengamankan 25 Kg kristal sabu. Andi membeberkan bahwa tersangka pengedar narkoba dikendalikan oleh narapidana Lapas Tanjung Gusta.‎ (syaf/int)

Subscribe to receive free email updates: