Tapteng-Jenazah Yanti Fati Hulu (28) wanita hamil yang ditemukan terkubur dengan kondisi kaki dan tangannya terikat. Sementara suaminya Ferdi Nduru (24) juga tewas usai ditikam ayah angkatnya SG (45) beberapa pekan lalu. Usai menjalani otopsi di RSU dr Djasamen Saragih Pematangsiantar jenazah korban dipulangkan ke Tatpteng.

Jenazah wanita hamil yang dibunuh dan dikubur dengan kaki dan tangan terikat.



“Saat mencari, warga menemukan lokasi bekas galian dan kayu rotan yang tertanam dengan ujungnya keluar. Curiga, warga melakukan penggalian dan menemukan jasad seorang wanita dalam posisi telungkup, di mana tangan dan kaki terikat karet ban. Lidah korban tampak menjulur keluar,” ujar Dohar kepada wartawan, 

Jenazah Yanti Fati Hulu, ditemukan di kebun karet warga Desa Sihaporas, Sabtu (6/5).

Karena tidak ada keluarga jenazah Yanti Fati Hulu, akhirnya diserahkan Polsek Pinangsori, kepada pengurus Himpunan Masyarakat Nias (HIMNI) Tapteng.

Kapolres Tapteng AKBP Hari Setyo Budi SiK Msi melalui Kapolsek Pinangsori AKP L Siregar mengatakan jenazah korban pembunuhan (YF Hulu) diserahkan kepada pengurus HIMNI Tapteng untuk dimakamkan.

“Sudah diserahkan kepada penggurs HIMNI Tapteng, karena tidak ada keluarga ataupun sanak family yang mengakui akan keberadaan korban tersebut, maka dengan pertimbangan dan musyawarah bersama pengurus HIMNI Tapteng, mengambil alih pemakaman korban tersebut,” jelasnya, kemarin.


Jasad korban ditemukan warga terkubur tanpa memiliki batu nisan di sekitar perbukitan Desa Sihaporas, Kecamatan Pinangsori, Tapteng, Sabtu (6/5), diketahui merupakan jasad Yanti boru Hulu (30), istri korban pembunuhan ayah angkat yang terjadi, Minggu (16/4) lalu.


Sebelumnya, Kapala Desa Sihaporas Dohar Maruli Tua Siregar mengatakan penemuan sosok mayat wanita yang telah dikuburkan itu bermula dari rasa penasaran warga setempat yang mengambil inisiatif, bekerjasama dengan aparat kepolisian dan dibantu paranormal, mencari keberadaan Yanti Hulu yang tak kunjung ditemukan, sejak peristiwa penikaman dialami almarhum suami Yanti yakni Ferdi Nduru (24) yang dilakukan ayah angkatnya SG (45) beberapa pekan lalu.

“Saat mencari, warga menemukan lokasi bekas galian dan kayu rotan yang tertanam dengan ujungnya keluar. Curiga, warga melakukan penggalian dan menemukan jasad seorang wanita dalam posisi telungkup, di mana tangan dan kaki terikat karet ban. Lidah korban tampak menjulur keluar,” ujar Dohar kepada wartawan, Sabtu (6/5).

Beberapa warga sekitar juga menduga kuat bahwa sosok mayat wanita yang ditemukan itu merupakan istri dari alm Ferdi yakni Yanti boru Hulu (30).

Hal itu didasari lokasi penemuan mayat wanita itu tepatnya di areal perkebunan warga milik M Tarihoran yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi penikaman alm Ferdi di-kediamannya.

Agustinus Harefa (38) warga Dusun II Desa Sihaporas yang merupakan tetangga Yanti boru Hulu juga menduga kuat bahwa sosok mayat yang ditemukan itu merupakan jasad Yanti. (syaf/int)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.