Dipulangkan dari Malaysia, TKI Melahirkan di Atas Kapal, Bayinya Diberi Nama Ramadan Kelud


BELAWAN- Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang dipulangkan dari Malaysia bernama Ayu Lestari Indah melahirkan anak pertamanya di atas kapal, Sabtu (17/6). 


Menurut Ayu, dia bermaksud akan merayakan lebaran di kampung halamannya di kawasan Perumahan Nelayan Indah, Kelurahan Nelayan, Kecamatan Medan Labuhan.

Pada saat naik ke atas kapal KM Kelud, kandungannya yang baru berumur 8 bulan dan dia dalam keadaan sehat walafiat. Namun saat kapal sedang berlayar menuju ke Pelabuhan Belawan secara mendadak perutnya sakit dan langsung berobat di klinik yang ada di atas kapal sekitar pukul 02.30 WIB.

Saat dokter kapal KM Kelud memeriksanya, ternyata sakit perutnya karena mau melahirkan. Kemudian dia diberitahu  dokter agar tetap berada di dalam klinik kapal karena sebentar lagi anaknya akan lahir. Sekitar pukul 04.00 wib Ayu Lestari Indah melahirkan anak seorang laki-laki dalam keadaan sehat walafiat.
Oleh petugas PT Pelni Cabang Medan, Petugas Kesehatan Pelabuhan Belawan Ayu Lestari Indah langsung diturunkan dari atas kapal ke dermaga, sebelum diantarkan pulang menggunakan mobil ambulance. Anak Ayu Lestari Indah diberinya nama Ramadan Kelud oleh Kakek dan nenek yang menjemputnya.


Sebelumnya, Pemerintah Malaysia kembali memulangkan TKI. Khusus warga Sumut menggunakan kapal KM Kelud ke Pelabuhan Belawan. Pada umumnya para TKI yang dipulangkan tersebut tersangkut berbagai macam masalah dan telah menjalani hukuman masing-masing ada yang selama 3 hingga 6 bulan lamanya dinegara jiran tersebut.

KM Kelud yang membawa penumpang asal Pelabuhan Batam tiba di Terminal Penumpang Bandar Deli Pelabuhan Belawan, Sabtu (18/6) itu mengangkut penumpang sebanyak 3.000 lebih.
 Di antara penumpang TKI sebanyak 116 orang. TKI sebanyak 116 orang pria sebanyak 88 orang dan wanita sebanyak 27 orang dan balita berumur 1 bulan.

Menurut salah seorang wanita, Sumini asal Aceh bahwa dia melahirkan anaknya di dalam penjara di Malaysia bersama suaminya. Sumini dihukum selama 3 bulan, sedangkan suaminya, Nazaruddin dihukum selama 6 bulan. Karena Sumino tidak ada dokumennya sedangkan suaminya dihukum karena berkelahi ditempat kerjanya di kebun sawit.

Sementara itu pihak Dinas PJTKI Propinsi Sumatera Utara mengatakan jumlah TKI yang sudah dipulangkan sebanyak 3.578 orang. Mereka dipulangkan ke tempat asalnya masing-masing yaitu Medan , Banda Aceh, Riau dan ke Asahan.



Sebelum mereka dibawa ke Belawan,para TKI tersebut dari Malaysia setelah keluar dari penjara langsung dikirim ke Tanjung Pinang baru dari Tanjung Pinang kemudian dikirim ke Batam dan selanjutnya dikirim ke Belawan  menggunakan kapal KM Kelud. (syaf/int)

Subscribe to receive free email updates: