Martua Pernah Bertugas di Madina dan Kalimantan 


Medan-Anggota Polda Sumut yang menjadi korban penyerangan Mapolda Sumut almarhum Aiptu Maratua Sigalingging meninggalkan 8 anak. Salah satu di antaranya adalah seorang tentara. 

Almarhum mendapatkan kenaikan setingkat, menjadi Ipda (anumerta) Maratua Sigalingging. Pangkat tersebut adalah pangkat milik perwira pertama.


Kenaikan pangkat tersebut diketahui ketika Kapolda Sumut, Irjen Rycko Amelza Dahniel memberangkatkan jenazah dari kamar jenazah RS Bhayangkara, Minggu (25/6). Jenazah Aiptu Martua Singgalingging.

Boru Nainggolan, kakak ipar korban mengaku anaknya ada juga yang saat ini tengah kuliah di Unika Medan. Tapi karena ini lagi libur, anaknya di kampung.


"Anaknya belum ada yang menikah," katanya. 

Aiptu Martua Singgalingging baru bertugas di Polda Sumut selama satu tahun. Sebelumnya, Martua bertugas di Sidempuan dan Kalimantan. Aiptu Martua ditikam oleh dua orang tak dikenal saat menjaga di Pos jalur keluar pada pukul 03.00 pagi di Polda Sumut. (Syaf/mtc/int)