KISARAN – Akibat kelelahan, Dede Septia (16) yang sedang menjalankan aksinya membobol rumah warga malah ketiduran di rumah korbannya. Setelah berhasil masuk ke dalam rumah korbannya dan mengumpulkan barang-barang berharga, namun bukannya malah kabur membawa barang hasil jarahannya, Dede malah tertidur pulas di kamar tidur rumah korban.

Dede maling yang ketiduran di dalam kamar rumah korbannya.


Informasi tersangka yang merupakan warga Jalan Bakti, Kelurahan Teladan, Kecamatan Kisaran Timur menjarah isi rumah milik Marudin Silitonga Desa Sidomulyo Kecamatan Pulo Bandring Kabupaten Asahan, Jum'at (9/6) sekitar pukul 11:00 WIB.


Namun setelah masuk dan mengambil barang-barang milik korban, tersangka malah memilih masuk ke dalam kamar rumah korban dan tidur di kasur. Saat pemilik rumah pulang, barulah dia bangun dan sembunyi di balik pintu. Marudin yang curiga melihat isi rumahnya diobrak abrik akhirnya menemukan si maling yang ketahuan sembunyi dibalik pintu kamar pribadinya.


Bukannya mengaku salah, Dede malah memukul kepala Marudin dengan martil hingga ia terkapar. 


Untung saja teriakan korban  didengar tetangga. Pelaku lari kalang kabut dikejar warga sekampung dan akhirnya tertangkap. Tak ayal pemuda pengangguran ini pun jadi bulan- bulanan warga yang geram.


Untung saja ada warga yang menghubungi polisi. Tak berapa lama personel Polsek Kisaran Kota datang ke lokaasi kejadian dan mengamankan tersangka yang sudah babak belur dihajar warga.


Kapolsek Kisaran Kota, Iptu T Samosir saat dikonfirmasi wartawan membenarkan kejadian tersebut. Saat ini pelaku berada di sel tahanan Polsek Kisaran Kota.


 "Iya pelaku ditangkap sama warga dan diserahkan ke Polsek. Kami sudah menghimpun keterangan dari korban dan saksi di lapangan guna penyelidikan lebih lanjut," kata Kapolsek.


Dari tangan pelaku juga berhasil diamankan sejumlah barang bukti hasil curian seperti 1unit laptop, 1 unit camera digital, jam tangan serta pisau, linggis dan martil yang digunakan pelaku untuk memukul korban.


Di Polsek Kisaran Kota, tersangka ini megakui perbuatannya. Saat beraksi dan hendak keluar rumah usai mengambil barang curian ia terpaksa menunggu di dalam rumah karena diluar rumah korbannya sedang ramai para tetangga yang sedang berkumpul.



Karena terlalu lama menunggu tersangka ini mengantuk dan memutuskan untuk beristirahan di kamar tidur korban. Beberapa saat kemudian korban pulang dan mendapati isi rumahnya berantakan, sementara tersangka yang terbangun dari kamar tidur sembunyi di balik pintu dan ketahuan hingga ia memukul kepala korban. (syaf/int) 

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.