Waduh, Buaya Berkeliaran di Perkampungan


Seekor buaya diduga milik penangkaran buaya PT Pelita Alam Lestari Dusun 3, Penambungan Desa Delitua, Kecamatan Namorambe ditemukan warga di kolam ikan emas milik Mberngap Sembiring (62) di Dusun 1, Desa Delitua Kecamatan Namorambe, Deliserdang.


Informasi yang berhasil di himpun, Senin (19/6) sekitar pukul 14.30 wib, sebelum kejadian, Remansah Sembiring (31) anak Mberngap Sembiring sedang mengambil ikan di kolam. Begitu sedang menangkap ikan, Ramansah tiba-tiba di kejutkan oleh seekor buaya sepanjang 1 meter lebih yang mengejarnya.

“Saat itu, kita mengeringkan kolam ikan. Tiba-tiba dikejar buaya, jelas saja saya lari,” kata Remansyah.

Begitu berlari, Ramansah langsung manggil orang tuanya dan mengatakan ada buaya di kolam ikan yang dikeringkan.

 “Setelah saya kabari, ratusan warga pun datang ke kolam dan kami secara bersama-sama menangkap buaya itu,” bebernya.

Sementara Tongat Ginting Kepala Desa Delitua, penangkaran buaya yang ada di Dusun 3 Penambungan Desa Delitua Kecamatan Namorambe sudah 2 kali didatangi polisi dari Poldasu. Dan penangkaran buaya itu sudah puluhan tahun berada di situ.

 “Mengenai ijinya kita tidak tahu, hanya saja kita mengetahui penangkaran buaya itu sudah puluhan tahun beroperasi. Sewaktu kita bertemu dengan pihak penangkaran buaya, pihak penangkaran membantah buayanya lepas. Dan mereka menyuruh kita melapor ke pihak terkait. Pihak penangkaran buaya menyuruh warga melapor dan menantang kita bertemu di pengadilan untuk membuktikan buaya siapa yang lepas itu,” beber kades.

Sementara Syamsudin Sekcam Namorambe mengatakan, kalau mengenai ijin PT Pelita Alam Lestari Dusun bergerak dalam bidang penangkaran buaya, ia tidak mengetahuinya.

“Mengenai ijin kita tidak tahu, karena kita baru bertugas di sini.Kalau ada warga yang menemukan buaya di kolam ikan, segera laporkan ke polisi,” ucap sekcam.

Sementera Yessy (37) humas PT Pelita Alam Lestari mengaku, buaya yang didapat warga bukan buaya milik perusahaan tempatnya bekerja.

 “Kita sudah menjelaskan hal itu kepada warga,” cetusnya.

Akibat penemuan buaya tersebut ratusan warga mendatangi lokasi penangkaran buaya.

“Jadi kalau tidak buaya PT Pelita Alam Lestari yang lepas ke kolam warga, buaya siapa lagi. Sebab, tidak pernah buaya ada di desa kami. Dan jarak penemuan buaya ke PT Pelita Alam Lestari, hanya paling jauh 200 meter, beber ratusan warga yang hendak bertemu dengan pihak penangkaran buaya.

Warga meminta kepada pihak penangkaran untuk bertanggung jawab dan memberikan penjelasan terkait buaya yang ditemukan di kolam ikan. (syaf/mjc/int)