JAKARTA-Jika di Kota Pematangsiantar dan Tanjungbalai ada pabrik mie yang mengandung formalin ditemukan BBPOM, kali ini BBPOM mengeluarkan surat edaran kepada Kepala Balai Besar/Balai POM di seluruh Indonesia agar melakukan penarikan produk mie asal Korea. Pasalnya empat miee asal Korea ini positif mengandung minyak dan daging babi. Keempat jenis miee yang mengandung babi yakni Samyang Mie Instan U-Dong, Shin Ramyun Black, Mie Instan Rasa Kimchi, dan Yeul Ramen.

Perintah itu tertuang dalam surat bernomor IN.08.04.532.06.17.2432 tertanggal 15 Juni 2017.



Awal isu surat itu tertulis pemberitahuan bahwa dalam rangka melindungi masyarakat terhadap produk pangan yang tidak memenuhi ketentuan maka Badan POM telah melakukan pengawasan terhadap produk yang diduga mengandung babi atau turunannya.

“Berdasarkan hasil sampling dan pengujian terhadap mie instan asal Korea, beberapa produk menunjukkan hasil positif mengandung fragmen DNA spesifik babi. Namun, tidak mencantumkan peringatan “mengandung babi” pada label,” demiekian bunyi surat itu.

Dalam surat itu juga disebut jenis miee yang diduga mengandung babi. Yakni, pertama, Samyang Mie Instan U-Dong, nomor pendaftaran BPOM RI ML 231509497014, importir PT Koin Bumie.
Kedua, Nongshim Mie Instan (Shin Ramyun Black), ML 231509052014, importir PT Koin Bumie.

Ketiga, Samyang Mie Instan Rasa Kimchi, ML 231509448014, importir PT Koin Bumie. Keempat, Ottogi Mie INstan (Yeul Ramen), ML 23150928014,importir PT Koin Bumie.

Sehubungan dengan hal tersebut Badan POM telah memerintahkan importir yang bersangkutan untuk melakukan penarikan produk dari peredaran.

Kemudian pencabutan nomor izin edar karena tidak sesuai dengan ketentuan, juga public warning di laman Badan POM.


Dalam rangka mengantisipasi peredaran produknya, Balai Besar/Balai POM dimienta untuk melakukan pemantauan antara lain di sarana distribusi pangan yang menjual produk termasuk diantaranya importir/distributor, toko, supermarket, hypermarket, pasar tradisional atau sarana yang sering melakukan pelanggaran. (syaf/int)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.