Aduh, Ada 16 Kg Sabu Hilang dalam Penggerebekan Penyelundupan Narkoba yang Libatkan Warga Batubara


BATUBARA-Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkapkan, ada narkoba yang hilang saat penggrebekkan transaksi sabu-sabu jaringan internasional Indonesia-Malaysia di kawasan Pasar Bengkel, Perbaungan, Serdangbedagai, Sumatera Utara, Sabtu (15/7).
Tersangka yang menyelundupkan 50 kg sabu saat digiring petugas.

Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari mengatakan, dari pemeriksaan yang dilakukan terhadap delapan tersangka yang berhasil ditangkap dalam penggrebekkan tim gabungan BNN, polisi dan Bea Cukai itu, diketahui bahwa total sabu-sabu yang mereka bawa ada sebanyak 60 kilogram. Namun yang berhasil disita hanya 44 kilogram.

(baca:http://www.taslabnews.com/2017/07/pada-keluarga-syafii-warga-batubara.html)

(baca:http://www.taslabnews.com/2017/07/pengedar-50-kg-sabu-libatkan-polisi.html)

(baca:http://www.taslabnews.com/2017/07/selundupkan-50-kg-sabu-warga-batubara.html)

"Pengakuan mereka (pelaku) semua narkoba itu totalnya ada 60 Kg. Sementara yang kita sita 44 Kg. Nah, ini sekarang jadi pekerjaan rumah buat kita. Kita harus cari barang itu ke mana, karena sempat dibagikan atau berpindah tangan," ujar Arman.

Arman menyebutkan, narkoba yang mereka sita itu masuk dari Malaysia melalui kawasan wisata di Pantai Cermin, Serdangbedagai. Rencananya narkoba itu akan dipasarkan di Medan dan wilayah lainnya di Indonesia.

"Ini masih kita dalami, apakah mereka terlibat jaringan internasional yang selama ini q menaaàaqaàqàaa qa aqgirààim narkoba ke Indonesia,"tandas qaArman.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 10 orang tersangka jaringan narkoba Indonesia-Malaysia digrebek saat akan bertransaksi di kawasan Perbaungan, Serdangbedagai, Sumatera Utara. Satu diantaranya merupakan oknum personel Polri.

Dari penggrebekkan itu, berhasil ditangkap barangbukti narkoba jenis sabusabu seberat 44 kilogram. Dalam penggrebekkan itu, dua tersangka tewas ditembak aparat karena alasan melawan petugas. (syaf/int)


Subscribe to receive free email updates: