BidVertiser

AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

Adsense

Loading...

Aksi Bela Al Aqsha di Kisaran, Umat Islam Galang Dana Usai Shalat Jumat

TASLABNEWS.COM, KISARAN – Aksi  solidaritas bela Al Aqsha digelar umat Islam di Kisaran, Kabupaten Asahan, usai shalat Jumat (28/7) di Masjid Agung, Jalan Imam Bonjol. Dalam aksi yang dipimpin beberapa oleh tokoh  ulama dan organisasi pemuda Islam, para peserta aksi menggalang dana dan mengumpulkan infaq untuk disalurkan kepada masyarakat Palestina yang menjadi korban konflik.

Galang dana
Aksi Umat Islam di Kisaran untuk penggelangan dana membantu masyarakat Palestina.


Pantauan wartawan, masa aksi usai shalat Jumat sekitar pukul 13:30 WIB berkumpul di halaman teras masjid. Tampak hadir sejumlah tokoh ulama diantaranya Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ustad Salman Abdullah Tanjung, Ketua IMTAQ Ustad Ahmad Qosim Marpaung, dan Ketua Front Pembela Islam (FPI) Asahan Ustad Sarkam Butar Butar.

Selain itu hadir pula beberapa tokoh pemuda diantaranya ketua KNPI Asahan Agus Ramanda, dan Dedek Wahyudi Komunitas Jumat Berbagi dan tokoh masyarakat Ustad Edi Sucipno . Mereka kemudian secara bergantian berorasi membakar semangat peserta aksi dibawah terik panas matahari di halaman teras mesjid.

Aksi umat Islam bertajuk “Bela Al Aqsha” yang digelar kali ini memang tidak seramai aksi Bela Quran yang beberapa bulan lalu dilaksakan dilokasi yang sama. Namun walau hanya menggelar orasi di teras mesjid masa aksi tetap mendapatkan pengawalan dari personil Polres Asahan yang dihadiri langsung Kabag Operasional Kompol Marludin.

“Kita yang hadir disini memiliki kewajiban yang sama untuk sama sama peduli dan membantu saudara saudara kita yang ada di Palestina. Kita juga hadir disini, untuk sama sama memperjuangkan Masjid Al-Aqsha dari cengkraman zionis Israel” ujar Ustad Ahmad Qosim Marpaung membuka orasi ditengah massa yang berkerumun.

Menurut Qosim yang juga merupakan Komite Nasional Palestina – Indonesia untuk Kabupaten Asahan, untuk pertama kalinya umat Islam di Palestina dilarang melaksanakan shalat Jumat yang selanjutnya disusul pelarangan shalat 5 waktu serta pelarangan dikumandangkannya Adzan di Masjid Al-Aqsha yang merupakan kiblat pertama Ummat Islam.

“Seluruh peserta aksi yang mengikuti aksi kali ini, saya meminta kepada kita semua agar sama sama meluruskan niat keikutsertaan kita di aksi ini hanya karena Allah  dan selalu mengingat Allah dalam setiap perjuangan dan langkah-langkah aksi kita,” ujarnya.

Kemudian orasi yang sama turut membakar semangat peserta aksi secara estafet disampaikan oleh Ketua MUI Asahan, FPI, mewakili ormas pemuda Islam dan tokoh masyarakat. Selanjutnya ditutup dengan penggalangan dana yang dikumpulkan para jemaah aksi.

“Kami berharap agar aksi yang dilakukan ini bisa membuat semua pihak bisa turut terlibat membantu pembebasan Al Aqsa dan kemerdekaan bangsa Palestina dan cengkeraman penjajah zionis Israel, laknatullah,” ucap Ustad Edi Sucipno mewakili tokoh masyarakat dihadapan peserta aksi.

Sehari sebelumnya aksi serupa digelar oleh dua kelompok mahasiswa yakni dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Asahan Kamis (27/7) sore sekitar pukul 17:00 WIB di depan kantor bupati Asahan.

Namun dalam aksi yang disuarakan mahasiswa tersebut berujung pada pembubaran massa. Mahasiswa dihadang mobil water canon ditengah aksi mereka. Polisi  yang mengamankan aksi sempat terlibat cekcok mulut dan bersitegang dengan mahasiswa dengan alasan kegiatan mereka tersebut tanpa surat pemberitahuan kepada petugas Kepolisian.

Beruntung kedua belah pihak dapat meredam emosi, walau dua kelompok mahasiswa Islam ini tetap berkumpul di halaman Mesjid Agung Kisaran jalan Imam Bonjol dan membubarkan diri usai shalat magrib. (syaf)

Asahan 8431207726051480723
Beranda item

Cithika

Clicksor

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

ADSENSE

ADNOW

loading...

Follow by Email

Chitika

Total Tayangan Halaman