TASLABNEWS.com. Diberdayakan oleh Blogger.
AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

BidVertiser

Loading...

Makam Murid SD yang Ditemukan dengan Kepala Lepas di Labura Dibongkar

TASLAB NEWS, LABURA – Makam Siti Nurhasanah Sipahutar (10) yang ditemukan meninggal dunia di perkebunan sawit dengan kepala lepas dan tangan hilang dibongkar. Sebanyak 5 orang tim forensik dari RSUD Dr Djasamen Saragih Pematangsiantar diturunkan untuk melakukan otopsi.
Tim Forensik RS Dr Djasamen Saragih Pematangsiantar saat di lokasi makam Siti.
Tim Forensik RS Dr Djasamen Saragih Pematangsiantar saat di lokasi makam Siti. 


Ratusan warga menyaksikan proses penggalian kubur (pembongkaran kubur)  yang berlangsung sekitar 2 jam, Senin (27/11) di Dusun Andorsoit, Desa Sibito, Kecamatan Aek Natas Labura. Penggalian kuburan dimulai dengan doa.

Kapolsek Aek Natas AKP Rusbeny SH dan Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu AKP Teuku Fathir mengatakan, berterima kasih kepada masyarakat yang menjaga ketertiban prosesi penggalian kuburan Siti. Sedangkan hasil otopsi ini diketahui setelah dilakukan penelitian di RS Djasamen Saragih Pematangsiantar.

Tujuan dilakukannya otopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian. Otopsi ini bagian dari penyidikan. Dan dari TKP diambil tanah dan bukti-bukti lain dan masih dalan pengumpulan, dan otopsi ini pasti akan kita lakukan,” kata Rusbeny dan Fathir.

Ketua Tim Forensik dr Renhad Hutahayan mengatakan, sudah selesai penggalian kubur sedangkan hasilnya akan disampai secepatnya.

Siti semasa hidup
Siti semasa hidup


Sementara itu orang tua Siti Nurhasanah yakni Dullah dan Rohima br Tanjung berharap dengan dilakukannya otopsi agar penyebab kematiannya anaknya dapat diketahui dan berharap agar kasus ini dapat terungkap.
 Ditempat terpisah Kepala SDN Sibito Hj Syamsinar SP bersama wali kelas III A bernama Yunisafitri SS mengatakan, semasa hidup Siti Nurhasanah agak sering menyendiri dan pendiam. Namun orangnya pintar dan pandai bergaul. Selama ini Siti bermain sama anak-anak di bawah umurnya.

“Kami pihak sekolah merasa kehilangan sosok seperti Siti Nurhasanah Sipahutar orangnya tidak melawan dan penurut. Semoga arwah Siti tenang dialam sana,” kata wali kelasnya Yunisafitri.

Senada di katakan kerabatnya Asniah (50). Ia berharap agar penyebab kematian Siti dapat terungkap.
“Selama ini kami was-was dan takut kepada anak-anak kami. Jadi kami lebih memperketat pengawasan terhadap anak-anak kami. Jam 8 malam anak-anak kami suruh jangan lagi ke luar rumah sedang siang hari tidak kami perbolehkan bermain jauh-jauh,”  kata Asniah.

Seperti diberitakan sebelumnya jenazah Siti ditemukan diperkebunan dengan kondisi sangat menggenaskan. (syaf)

Labuhanbatu 5186652010187543126
Beranda item

Translate

ADSENSE

Alexa Rank

Clicksor

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

ADNOW

loading...

Cithika

Chitika

Total Tayangan Halaman