Adsense

Loading...

Pelaku Cabul di Paluta Ini Tersungkur Ditembak

TASLAB NEWS, PALUTA- Tersangka pelaku pencabulan Bakti Siregar (36) tersungkur ditembak petugas Satreskrim Polres Tapanuli Selatan (Tapsel), Sabtu (24/11) kemarin. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai kondektur truk tersebut berusaha melarikan diri saat hendak ditangkap.
Bakti Siregar tersangka pelaku cabul di Paluta saat diintrogasi polisi.
Bakti Siregar tersangka pelaku cabul di Paluta saat diintrogasi polisi.

Informasi yang dihimpun wartawan di Mapolres Tapsel, Senin (27/11) siang, Waka Polres Tapsel Kompol HR Dalimunthe kepada wartawan didampingi Kasatreskrim Polres Tapsel AKP Ismawansa, Kasubbag Humas Polres Tapsel Iptu Erman Tanjung beserta Kanit PPA Satreskrim Polres Tapsel Iptu Happy Margowati Suyono menyebutkan, tersangka merupakan warga Kecamatan Simangambat, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta). Peristiwa pencabulan yang dilakukan Bakti terhadap MA terjadi, Selasa (3/11) lalu. Dimana, saat itu Bakti dan istrinya datang menghadiri pesta di dekat kediaman korban yang berada di Kecamatan Simangambat, Kabupaten Paluta.

Setibanya di pesta tersebut, Bakti pun kemudian meminum tuak di dekat acara. Tak lama berselang, Bakti pun kemudian hendak pergi dengan mengendarai sepedamotor jenis Honda Beat warna hitam miliknya.

Lantaran ban sepedamotornya bocor, Bakti pun terpaksa mendorong sepedamotornya mencari tempat tampal ban. Setibanya di depan kediaman korban, Bakti menumpang buang air kecil.

"Setelah buang air kecil tersebut, tersangka pun melihat korban yang saat itu seorang diri di dalam rumah," ucap Kapolres.

Melihat situasi tersebut, Bakti pun kemudian menarik korban ke dalam kamar. Di kamar tersebut, Bakti pun melancarkan aksi bejatnya.

"Namun, saat pelaku hendak memerkosa, orang tua korban pulang ke rumah. Melihat anaknya dicabuli tersebut, orang tua korban pun berteriak," bebernya.

Mendengar hal tersebut, ayah 5 anak ini pun panik. Alhasil, dirinya pun kabur terbirit-birit hingga meninggalkan sepedamotor dan sandal miliknya.

Sementara itu, tak terima atas perlakuan Bakti, orang tua korban berinisial NH (41) melaporkan kejadian tersebut ke Polres Tapsel sesuai laporan polisi nomor LP / 326/X/2017TAPSEL/ SUMUT tgl 4 Oktober 2017. Setelah melakukan penyelidikan, petugas pun akhir mencium keberadaan Bakti di Kelurahan Ujung Batu, Kecamatan Huta Raja Tinggi, Kabupaten Palas.

"Namun, saat hendak ditangkap pelaku berusaha melarikan diri hingga petugas terpaksa menembaknya," tegas HR Dalimunthe.

Atas perbuatannya tersebut, pria beristri 2 tersebut dijeral Pasal 81 jo 76 D Sub Pasal 82 jo 76 E UU RI No 35 Tahun 2014 tetang Perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman penjara maksimal 7 tahun.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tapsel, AKP Ismawansa mengatakan, setelah dilakukan penyelidikan, kepada petugas Bakti mengaku setahun yang lalu dirinya sempat melakukan percobaan pemerkosaan terhadap mertuanya.

"Jadi, sebelum mencabuli korban, tersangka ternyata perna melakukan percobaan pemerkosaan kepada mertuanya. Itu pengakuannya kepada kita," ucapnya. (syaf/int)


SUMUT 4597957904208388475
Beranda item