Alexa.com

BidVertiser

AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

Adsense

Loading...

Sopir Angkot dan Betor di Siantar Protes Gojek dan Gocar

TASLAB NEWS, SIANTAR- Sebagai bentuk aksi protes maraknya angkutan umum berbasis online seperti Gojek, Gocar dan grab, seratusan angkutan umum roda empat dan tiga di Kota Pematangsiantar mogok beroperasi dan mangkal di depan Balai Kota, Rabu (29/11).

Aksi demo para sopir angkor dan penarik betor di Siantar.
Aksi demo para sopir angkor dan penarik betor di Siantar.


Untuk antisipasi kemacetan panjang di Jalan Merdeka Kota Pematangsiantar itu, kepolisian menutup akses ke Balai Kota dan mengalihkan arus lalu lintas melalui Jalan WR Supratman.

Mogok operasi para sopir angkutan kota dari tiga perusahaan transportasi dan becak yang merupakan ciri khas angkutan roda tiga di Pematangsiantar itu sebagai bentuk protes beroperasinya angkutan melalui aplikasi sistem dalam jaringan atau online.

"Kami minta hentikan Gojek dan Gocar atau grab di Siantar," ujar Ngatiman Purba, supir angkutan kota CV Sinar Siantar mewakili rekan seprofesi.

Beroperasinya angkutan jaringan di kota yang terbilang kecil itu semakin memperburuk pendapatan harian para sopir angkutan umum.

"Jumlah Gojek terus bertambah, sudah mencapai 1.500 dan melayani sampai pelosok kota," kata Hamson Silalahi, supir angkutan kota PO Intra.

Untuk keberlangsungan keberadaan angkutan kota yang memberi andil pada pendapatan asli daerah dan becak sebagai ikon kota, Pemerintah Kota diminta bersikap dan bertindak tegas.


Nyaris Ricuh

UNJUK rasa ratusan pengemudi angkutan umum dan pengemudi becak bermotor menolak angkutan berbasis online Go-Jek nyaris ricuh. Selain melakukan sweeping terhadap angkutan umum yang tidak melakukan mogok, ratusan pengemudi dan mandor ini melakukan sweeping terhadap Go-Jek yang melintas.

Ratusan mobil anggkutan kota serta puluhan betor diparkirkan di samping taman bunga Jalan Merdeka Pematangsiantar, tepatnya disepanjang jalan di depan Balai Kota, Rabu (29/11) mulai Pukul 08.00 WIB.

Aksi ini mendapat pengawalan ketat dari Satpol PP, Polri bahkan melibatkan TNI. Para pengemudi tetap menyoraki setiap pengemudi Go-Jek yang lewat.

 "Enaklah kalian. Tarik terus. Tidak kalian pedulikan nasib angkot dan becak,” teriakan pengemudi dengan nada keras dibarengi rasa kesal dan emosi.

Pengunjuk rasa meminta ketegasan Pemko Siantar, setidaknya membatasi jumlah kenderaan berbasis online.

“"Pemerintah harus memberikan batasan jumlah yang beroperasi. Go-Jek jangan mangkal sembarangan menunggu penumpang di pasar, bank, supermarket dan tempat-tempat lainnya. Intinya pembagian zona harus ada" kata Tumin, pengemudi becak.

Sementara Ricard Simanjuntak, pengemudi angkutan kota merek FA GOK jurusan Lapangan Bola Atas mengatakan, keberadaan Go-Jek dan Grab telah mengancam mata pencarian mereka. Jika dibiarkan, pengemudi angkutan kota dan betor akan kehilangan sumber pendapatan.

 "Siantar ini kota kecil. Bukan seperti Kota Jakarta. Kalaupun harus dipaksakan di sini, kita minta untuk dibatasi. Jangan seenak mereka. Pengemudi Go-Jek dan Gocar, kebanyakan hanya sebagai sampingan. Mereka sebagian PNS, pegawai swasta dan lainnya. Tetapi tindakan mereka membunuh masa depan kami dan anak-anak kami" kata Ricard Simanjuntak.

Senada juga disampaikan pengemudi angkot lainnya. Setelah Gojek dan Grab hadir di Siantar, pendapatan mereka minim. Bahkan untuk operasional seharian tak cukup, belum setoran dan dan biaya anak istri.

“Sementara mereka menjadi sopir hanya untuk menambah pendapatan. Mau makan apalagi kami. Apa mau dipaksakan kami menjadi perampok, pencopet dan pengedar narkoba?,” kata salah seorang pria yang mengaku bernama Lintong.

Aksi yang dilakukan sejak pukul 8.00 WIB ini sempat mengganggu kelancaran lalu lintas. Pihak kepolisian terpaksa menutup jalan mulai dari depan Lapangan Haji Adam Malik hingga depan Siantar Plaza. Sebab, ratusan mobil angkot dan becak diparkirkan disana.

Walikota Siantar diwakili Asisten II Akhir Harahap, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Esron Sinaga, Kasat Lantas dan Wakil Kapolres Pematangsiantar mengadakan pertemuan di kantor Walikota Siantar bersama tujuh perwakilan sopir.
Namun ditengah waktu pembicaraan itu dilakukan, sempat terjadi aksi dari pengunjuk rasa untuk memberhentikan angkot yang mencari penumpang.

Atas kejadian itu, kekisruan sempat terjadi dan menurut pengunjuk rasa, pihak polisi sempat melakukan penahanan kepada rekan mereka. Mengetahui itu, ratusan pengemudi Angkot dan penarik becak motor mendatangi Polres Kota Pematangsiantar. Mereka meminta polisi membebaskan sopir itu.

 "Tadi kawan kita diamankan pak karena memberhentikan angkot yang jalan. Tadi kawan-kawan ada yang menurunkan penumpang dari angkot yang narik, tapi tiba-tiba ada polisi yang mengamankan mereka" kata para sopir di depan Polres kepada Kasat Binmas M Yusuf Surbakti.

Kedatangan spontalitas ratusan sopir ke Polres tidak berjalan lama. Mereka kembali ke depan Balai Kota setelah mendengarkan penjelasan dari Kasat Binmas. "Tidak ada polisi yang menahan. Bisa kita cek itu. Jadi kawan-kawan semua kembalilah ke tempat semula. Apa yang bapa dengar itu hanya pengalihan issu saja" jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Pematangsiantar Esron Sinaga mengatakan pihaknya akan memanggil kembali pengemudi atau pengusaha angkot dan juga pihak Gojek dan Grab.

"Senin akan kita lakukan pertemuan dengan mengundang semuannya, pendor dan pengemudi serta pengusah. Untuk sementara waktu silahkan dulu berjalan seperti biasa. Mari sama-sama mengajak ketertiban sembari menggu hari Senin" jelasnya.

Untuk diketahui, sesuai surat yang diedarkan kepada para pengemudi dan pengusaha angkot dan becak, jadwal aksi ini diadakan selama dua hari yaitu Rabu dan Kamis (29-30 September) dari pukul 8-14 WIB. Surat yang dijadikan sebagai bentuk ajakan sesama pengemudi ini mendapat persetujuan Direksi, mandor angkot masing-masing. Namun untuk aksi kedua kemungkinan tidak jadi dilanjutkan atas adanya kesepakatan antara pengunjuk rasa dengan pihak pemerintah. (syaf)


SUMUT 7156045429303090322
Beranda item

Cithika

Clicksor

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

ADSENSE

ADNOW

loading...

Follow by Email

Chitika

Total Tayangan Halaman