chitika

AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

Adsense

Loading...

Terlibat Kasus 38 Kg Sabu, Kapolsek Nias Selatan Terancam Hukuman Mati

TASLAB NEWS, MEDAN- Kapolsek Lolowau, Nias Selatan AKP BS dan 13 rekannya yang terlibat pengedaran narkoba jaringan Internasional Malaysia-Indonesia, terancam hukuman pidana 5 tahun hingga hukuman mati.
Pemaparan penangkapan Kapolsek Nias Selatan dan oknum personel Polres Tanjungbalai dalam kasus 38 kg sabu
Pemaparan penangkapan Kapolsek Nias Selatan dan oknum personel Polres Tanjungbalai dalam kasus 38 kg sabu


Beratnya hukuman kepada mereka sesuai dengan jumlah barang bukti narkoba jenis sabu seberat 38 kilogram (Kg) yang akan diedarkan di wilayah Indonesia.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Rina mengatakan, 14 tersangka itu melanggar Pasal 114 Ayat (2) Subs Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Ancaman hukuman pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun atau pidana mati, pidana seumur hidup serta pidana denda paling sedikit Rp1 miliar,” kata Rina, Rabu (6/12).

(Baca juga: Kronologi Penangkapan Kapolsek Lolowau Nias, Diduga Terlibat Peredaran 15 Kg Narkoba)


“MDS ditembak karena melawan petugas saat akan melakukan pengembangan untuk mencari barang bukti narkoba,” sambungnya.
  

Sebelumnya, dalam pengungkapan kasus itu, Polda Sumut menetapkan 14 orang jadi tersangka dengan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 38 kilogram. Dari hasil penyidikan, sabu tersebut diketahui berasal dari Malaysia dan akan diedarkan di wilayah Sumatera Utara, khususnya Medan. (syaf)
SUMUT 6433338026956956385
Beranda item

Clicksor

chitika

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

ADSENSE

ADNOW

loading...

Follow by Email

Chitika

Total Tayangan Halaman