BidVertiser

AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

Adsense

Loading...

7 Hari Ditahan, Tak Terbukti Anggota Teroris, Warga Tanjungbalai Ini Dibebaskan Densus 88

Berencana Merakit Bom, Adiknya jadi Tersangka, Abgnya Ditembak

TASLABNEWS, ASAHAN- Setelah 7 hari ditahan sejak penggerebekan terduga teroris di Tanjungbalai, akhirnya satu dari terduga teroris di Tanjungbalai bernama Budi (34) dibebaskan tim densus 88 anti teror, Senin (21/5) sekitar pukul 20.00 wib. Pasalnya Budi tidak terbukti bersalah dan ikut dalam jaringan teroris.


Budi terduga teroris yang ditangkap tim densus 88 di Tanjungbalai dibebaskan karena tak terbukti  bersalah.
Budi terduga teroris yang ditangkap tim densus 88 di Tanjungbalai dibebaskan karena tak terbukti  bersalah.


Hanya saja dua rekannya yakni Jul (adik dari Budi) dan Syah (tewas ditembak dalam penggerebekan) ditetapkan jadi tersangka.

Kepada sejumlah wartawan Budi mengatakan dirinya yakin tidak bersalah dan sempat heran saat ditangkap dan disebut sebagai anggota teroris.

BACA BERITA TERKAIT:

http://www.taslabnews.com/2018/05/warga-air-joman-terduga-pelaku-teror.html?m=0

http://www.taslabnews.com/2018/05/keluarga-sebut-tim-desus-88-salah.html?m=0


http://www.taslabnews.com/2018/05/ini-dia-daftar-nama-9-terduga-teroris.html?m=0












http://www.taslabnews.com/2018/05/pasca-penangkapan-9-terduga-teroris.html?m=0

http://www.taslabnews.com/2018/05/teriakkan-warga-asahan-yang-anaknya.html?m=0




Namun sejak penangkapannya, selama 7 x 24 jam (7 hari) pemeriksaan dirinya tidak terbukti terlibat jaringan teroris dan dibebaskan

"Polisi dari Medan (poldasu) yang membawa saya pulang ke Tanjungbalai.saya langsung diantar sampai ke rumah saya di Kapias Teluk Nibung," kata Budi.

Menurut Budi, penetapan tersangka terhadap adiknya Jul dan Syah karena keduanya diduga memiliki cairan kimia tanpa ijin yang diduga akan dipergunakan untuk merakit bom.

Masih dari Budi, saat diperiksa kepada polisi Jul mengakui jika cairan asam asetat dan sulfat yang diamankan tim densus 88 adalah punyanya (Jul) dan rencananya akan digunakan untuk merakit bom.

Beni bersama istri dam dua anaknya  abang dari Budi yang ikut ditangkap tim densus 88 dan ditembak betisnya
Beni bersama istri dam dua anaknya  abang dari Budi yang ikut ditangkap tim densus 88 dan ditembak betisnya 


Saat ini adiknya Jul ditahan di markas densus 88 di Medan. 

"Adik saya dijadikan tersangja karena dia mengakui memiliki dua zat kimua yakni asam asetat dan sulpat yang akan digunakan untuk merakit bom," kata Budi.

Menurut Budi ia sama sekali tidak tahu jika adiknya Jul dam Syah berniat merakit bom.

"Saya tak tahu kalau adik saya dan temanya si Syah itu mau merakit bom. Bahkan cairan zat kimia yang akan mereka gunakan untuk merakit bom saya juga gak tahu disimpan mereka dimana. Yang kasihan abang saya Beni, dia juga gak tahu menahu soal jaringan teroris dan aktivitas adik saya si Jul. Tapi abang saya ditembak dibetisnya," tambah Budi.

Saat ditanya soal luma waega lainnya yang dikabarkan ikut dita gksp densus 88 Budi mengaku tidak tahu dan tidak ada ketemu mereka.

"Selama 7 hari di tahan saya tidak per ah ketemu mereka. Apakah mereka ditahan atau tidak saya tidak tahu," ucsp Budi.

Hanya saja menurut Budi, kalau soal abangnta Ben memang benar ditangksp dan kakinya ditembak. Padahal Beni tidak terlibat jaringan teroris.

"Saat ini abang saya Ben sedang dalam masa pemulihan akibat tembakan dibwrisnya. Rencananya ajan dipasamgpen di betisnya yang tertembak," kata Budi. 

Masih dari Budi, menurutnya dirinya ditangkap di depan RSUD Dr T Mansyur Tanjungbalai. (Syaf/int)



HEADLINE 1804888857335288189
Beranda item

Adcash

Cithika

Clicksor

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

ADSENSE

ADNOW

loading...

Follow by Email

Chitika

Total Tayangan Halaman