Alexa.com

BidVertiser

AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

Adsense

Loading...

Ayah Pemerkosa Anak Kandung Hingga Hamil di Tobasa Disidang

TASLABNEWS, TOBASA- Masih ingat dengan kedua pria cabul ini? Ya keduanya adalah AMN (34) dan JS (38). Keduanya tega mencabuli AS yang merupakan anak dari JS dan keponakan dari AMN. Akibat ulah paman dan ayahnya itu, AS yang merupakan siswi di salah satu sekolah di SMP di Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) hamil.

AMN (kiri) dan JS (kanan) paman dan ayah cabul dari Tobasa yang memerkosa anak gadisnya sendiri saat berada di kantor polisi.
AMN (kiri) dan JS (kanan) paman dan ayah cabul dari Tobasa yang memerkosa anak gadisnya sendiri saat berada di kantor polisi.


Pantauan wartawan, JS dan AMN merupakan pelaku asusila terhadap anak di bawah umur AS (16). Akibat perbuatannya kini kedua tersangka disidangkan di Pengadilan Negeri Balige, Senin (14/5).

Jaksa penuntut umum atas nama terdakwa JS adalah AP Prianto Naibaho SH, sedangkan jaksa yang menangani terdakwa AMN adalah Putra Raja R Siregar SH. 

BACA BERITA TERKAIT:
http://www.taslabnews.com/2018/01/edan-siswi-smp-di-tobasa-dihamili-ayah.html
Perbuatan bejat ini dilakukan pertama kali oleh AMN pada akhir tahun 2015 lalu. Sedangkan ayahnya melakukan perbuatan bejatnya pada akhir 2017 lalu.

Keduanya ditahan oleh aparat kepolisian Polres Toba Samosir pada Januari lalu setelah ada kecurigaan warga terhadap kondisi tubuh gadis belia AS yang diduga hamil, hingga warga melaporkannya  ke polisi.

Sidang ini sendiri berlangsung pada sore hari dimulai pukul 15:00 wib dan tertutup untuk umum. Sidang ini sendiri hanya melakukan pemeriksaan saksi oleh penuntut umum.

Kedua pelaku disangkakan melanggar pasal 81 ayat 1 UU RI No 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan Perempuan dengan ancaman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara.

Sidang pertama kali ini tercatat dengan nomor perkara pidana 68/pid-sus/2018/PN Blg untuk terdakwa AMN. Sedangkan untuk perkara JS dengan Nomor Perkara 67/pid-sus/2018/PN Blg.

Seperti diberitakan sebelumnya, informasi yang dihimpun, orang yang pertama kali menyetubuhi AS adalah pamannya berinisial AMN yang tinggal serumah dengan mereka.

Itu terjadi pada akhir tahun 2015 lalu. Sebagaimana pengakuan AMN kepada penyidik, saat itu AMN baru pulang dari kedai tuak sekira pukul 23.00 WIB. Entah setan apa yang merasuki, AMN langsung menindih keponakannya.

Kejadian yang sama pun berulang beberapa kali, dan terakhir sebelum kasus itu terungkap pada taggal 18 Januari 2018.

Selain AMN, ayah kandung AS berinisial JS (38) juga ikut ambil bagian. Itu terjadi pada Desember 2017. Kepada penyidik, JS mengaku melakukan perbuatan bejat itu sebanyak 3 kali. Alasannya sama, di bawah pengaruh minuman keras.

"Informasi ini terungkap atas kecurigaan warga sekitar. Namanya sekampung, warga yang saban hari memperhatikan AS mulai curiga atas perubahan fisiknya. Lantas langsung dipertanyakan kepada AS. AS mengelak. Tapi setelah dibujuk, akhirnya mengaku. EN, ibu korban, langsung membuat pengaduan pada 26 Januari kemarin," tutur Kapolres Tobasa AKBP Elvianus Laoli melalui Kasat Reskrim AKP Nelson Sipahutar saat dikonfirmasi, Minggu (28/1).

Dijelaskan, setelah informasi itu beredar dan sudah menjadi rahasia umum, JS tiba-tiba membawa putrinya ke Medan dan selama 3 hari tidak pulang. Berdasarkan pengaduan itu, polisi melacak keberadaan mereka dan akhirnya berhasil di bawa ke Mapolres Tobasa.

"Awalnya JS tidak mengakui perbuatannya. Tapi setelah korban dan ayahnya dipertemukan, akhirnya JS mengakui sudah 3 kali menyetubuhi putrinya. Mereka ke Medan berencana untuk menggugurkan kandungan putrinya," jelasnya. (syaf)


TAPANULI 1415351604169965182
Beranda item

Cithika

Clicksor

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

ADSENSE

ADNOW

loading...

Follow by Email

Chitika

Total Tayangan Halaman