AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

Adsense

Loading...

Cewek di Sibolga Ditiduri Pria Beristri, Lalu Dibayar Rp600 Ribu

TASLABNEWS, SIBOLGA- Seorang gadis belia berinisial BA (15) dicabuli oleh seorang pria beristri berinisial SAR alias DA (23) warga Kecamatan Sibolga.Tak terima dengan perlakuan DA yang telah meniduri anaknya yang masih berusia 15 tahun, IN ibu dari BA melaporkan peristiwa yang dialami anaknya ke polisi.


Ilustrasi cabul
Ilustrasi cabul


Kapolres Sibolga AKBP Edwin Hatorangan Hariandja SIK MH melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin usai menerima laporan IN, polisi kemudian berhasil menangkap DA.

“Awalnya, sekitar seminggu yang lalu, IN melapor ke polres. Katanya, anaknya hilang, nggak pulang ke rumah. Kemudian, keesokan harinya BA pulang dan menceritakan kalau dia dibawa seorang pria (DA) dan telah disetubuhi. Mendengar itu, IN langsung melapor ke Polres. Sehari kemudian, DA kita tangkap di Jalan Tusam saat sedang jalan kaki,” kata sormin, Rabu (23/5).


Dari keterangan korban diketahui, keduanya awalnya berkenalan melalui media sosial sekitar 2 bulan yang lalu. Kemudian, melalui teman BA, keduanyapun ketemu. Untuk pertama kalinya, BA diajak jalan-jalan ke daerah Sibuluan, tepatnya di sekitar Hotel Rindu Alam.

“Awalnya, tersangka dengan dua orang temannya, 1 laki-laki dan 1 perempuan sedang jalan-jalan. Kemudian, temannya yang perempuan mengajak untuk menjemput BA di jembatan Hitam. Setelah ketemu, mereka membawa BA jalan-jalan ke Rindu Alam," ungkapnya.

Di Rindu Alam tersangka sempat minum minuman keras di sebuah pondok. Diduga karena pengaruh minuman, tersangka kemudian menarik BA naik ke loteng kedai minuman. Di sana tersangka mencoba mencabuli korban namun korban menolak.

Tak sampai disitu, teman tersangka juga sempat ingin melakukan hal yang sama terhadap BA, namun BA tetap menolak.

“Tersangka bersama temannya sempat mencoba membujuk rayu korban untuk melampiaskan nafsu bejatnya, namun korban tetap menolak dan melakukan perlawanan. Tidak beberapa lama, teman laki-laki tersangka turun dari loteng dan pulang duluan,” terang Sormin.

Upaya DA untuk mencabuli BA belum surut. Dia kemudian mencoba merayu BA agar mau tidur di rumahnya. Dengan janji BA tidur bersama ibu tersangka. BA kemudian setuju dan pergi bersama DA meninggalkan kedai minuman.

Ternyata, DA tidak membawa Bunga ke rumahnya, melainkan ke rumah temannya, yang identitasnya telah dikantongi petugas.

Di sana tersangka kembali merayu BA. Segala cara dicoba, namun BA tetap menolak. Akhirnya, tersangka mengiming-imingi BA dengan uang, dan membuat BA terpedaya.

"Tetapi ke rumah teman tersangka BA dibawa. Mereka masuk ke rumah itu lewat pintu belakang. Di dalam kamar, tersangka merayu dan berhasil mencabuli BA. Pertama, korban diimingi akan diberi uang jajan Rp500 ribu. Tapi  BA tidak mau. Kemudian tersangka mengatakan akan menambah uang senilai Rp800 ribu lagi sehingga menjadi  Rp1,3 juta. BA pun mau,” bebernya.

Korban akhirnya tak berdaya dan akhirnya dicabuli sebanyak 3 kali. Usai puas melampiaskan nafsunya, tersangka kemudian memberikan uang Rp60 ribu untuk ongkos BA pulang.

“Janjinya Rp1,3 juta, ternyata yang dikasih hanya Rp60 ribu untuk ongkos pulang,” kata Sormin.

Dari hasil pemeriksaan medis, BA mengalami kekerasan seksual. Diketahui, BA hanya mengecap bangku Sekolah Dasar. Sedangkan DA, sudah ditinggal istri dan punya anak 1.

Tersangka ditahan di RTP Mapolres Sibolga dan Diduga melanggar pasal 76D Undang-undang RI nomor 35 tahun 2004 tentang Perlindungan anak dengan ancaman hukuman 12 tahun. (syaf/int)
TAPANULI 7276390926624882026
Beranda item