TASLABNEWS.com. Diberdayakan oleh Blogger.
AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

BidVertiser

Loading...

Kenapa Allah Beri Cobaan Berat sama Kami

Jeritan Warga Asahan yang Anaknya 25 Menderita Hidrosefalus

TASLABNEWS, ASAHAN- Selama 25 tahun Dahlia hanya bisa terbaring lemah akibat hidrosefalus (pembesaran kepala/penumpukan cairan pada rongga otak atau yang disebut dengan ventrikel yang dialaminya. 

Dahlia warga Asahan yang menderita hidrosefalus selama 25 tahun.
Dahlia warga Asahan yang menderita hidrosefalus selama 25 tahun.


Anehnya belum ada perhatuan dari pemerintah setempat untuk membantu mengurangi beban penderitaan warga Dusun I, Desa Air Joman, Kecamatan Air Joman, Asahan ini.

Dahlia merupakan putri sulung dari 5 bersaudara dari pasangan Syahmad (64) dan Marniar (54). Penyakit tamg dideritanya terjadi sejak Dahlia lahir.


”Sejak lahir memang sudah ada kelainan dimana ukuran kepala Dahlia lebih besar dari bayi pada umumnya. Namun karena kami hanya bekerja sebagai pedagang ikan keliling dan bekerja sebagai pencungkil kelapa sehingga kami tidak sanggup untuk membiayai perobatan putri kami ini yang sudah berjalan 25 tahun,” ujar Marniar.

Menurut Marniar, dirinya sebenarnya tidak tega melihat penderitaan putrinya yang kesehariannya hanya terbaring lemah di dalam rumahnya.

“Orang tua mana yang tega melihat kondisi seperti ini, namun untuk membawa anak saya ini berobat ke rumah sakit yang memiliki fasilitas lengkap di Medan kami tidak memiliki uang. Sementara penghasilan kami hanya cukup untuk makan saja,” ujarnya.

Marniar selalu berdoa demi kesembuhan putrinya dan berharap pihak Pemkab Asahan dapat membantu penderitaan putrinya dan membawa putrinya berobat.

“Saat ini kami hanya bisa berdoa kiranya Bupati Asahan dapat meringankan beban kami dengan membantu biaya perobatan anak kami ini,” harapnya.

“Sudah 25 tahun anak saya kek gini, dia hanya bisa berbaring. Tak sampai hati saya menengoknya. Kadang saya bertanya-tanya, kenapa Allah memberi cobaan begitu berat sama kami,” ucapnya lirih sembari menyeka air matanya.

Sambil sesekali mengibaskan kipas yang ada di tangannya ke tubuh Dahlia, putri sulungnya dari 5 bersaudara, Marniar mengisahkan kalau penderitaan yang dialami Dahlia merupakan penyakit sejak lahir. (nus/syaf)
HEADLINE 7521149877584880737

Posting Komentar

Beranda item

Translate

ADSENSE

Alexa Rank

Clicksor

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

ADNOW

loading...

Cithika

Chitika

Total Tayangan Halaman