Alexa.com

BidVertiser

AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

Adsense

Loading...

Tangkap dan Penjarakan Kadis Perkim Asahan, Permintaan Mahasiswa kepada Inspektorat dan KPK

TASLABNEWS, ASAHAN-Belasan warga yang menamakan dirinya Gerakan Mahasiswa dan Pemuda  Asahan Tanjung Balai Batu Bara  Untuk Reformasi (Gempata Reformasi) meminta agar Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang mencopot Kadis Perumahan dan Pemukiman Asahan (Perkim Asahan). Selain ituu mahasiswa juga meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menangkap Kadis Perkim Asahan.

Warga yang menggelar aksi unjukrasa di kantor Inspektorat Asahan menuntut agar Kadis Perkim dicopot dari jabatannya dan ditahan.
(muhammad yunus/Taslabnews.com)
Warga yang menggelar aksi unjukrasa di kantor Inspektorat Asahan menuntut agar Kadis Perkim dicopot dari jabatannya dan ditahan.

Kalimat itu berulang kali disuarakan masyarakat yang menggelar aksi unjukrasa di Kantor  Inspektorat Jalan Haji Umar Said, Asahan, Senin (14/5).

Guntur Bugis selaku Ketua Umum (Gempata) dalam orasinya mengatakan, dugaan mark-up  dana pembangunan sumur bor di Desa Simpang Empat Kecamatan Simpang Empat, Asahan  senilai Rp1,1 milar diduga di mark-up. Selain itu juga indikasi penyimpangan proyek pembangunan pagar cineblok dan pos jaga rusunawa yang menelan dana Rp1.8 miliar.

(muhammad yunus/Taslabnews.com)
Warga yang menggelar aksi unjukrasa di kantor Inspektorat Asahan menuntut agar Kadis Perkim dicopot dari jabatannya dan ditahan. 
Bukan hanya itu tapi diduga ada unsur kesengajaan pemecahan paket yang dilakukan untuk menghindari lelang. Hal ini terlihat jelas dari total jumlah 129 paket,120 pekerjaan dikerjakan dengan metode pengadaan langsung (tanpa lelang) seperti beberapa proyek drainase yang dikerjakan asal jadi dan bernuansa KKN dalam proses pencairan dananya. 

Diantaranya pembangunan drainase Jalan Gambar, Kelurahan Siumbut-Umbut, Kecamatan Kisaran Timur senilai Rp197 juta. Selain itu lanjutan pembangunan drainase di Jalan Melur, Kelurahan Siumbut- Umbut senilai Rp197 juta.

Gempata meminta Kepada Divisi Pencegahan KPK untuk mengaudit harta kekayaan Kepala Dinas Perkim dan seluruh PPK di Dinas Perkim Kabupaten Asahan yang mengalami peningkatan drastis dalam kurun waktu satu tahun.

Gempata mengajak seluruh masyarakat Asahan untuk mendukung program Nawacita Presiden Jokowi dengan motifasi koropsi musuh bersama.

Sementara itu Ruslan Selaku Seketaris Inspektorat  Kabubaten Asahan saat menemui pendemo mengucapkan terima kasih atas kontrol yang dilakukan masyarakat. Menurutnya pihak Inspektorat sedang mendalami kasus dugaan mar-up proyek yang dilakukan Azmi.

"Saya minta Gempata sertakan alat bukti yang lengkap terkait dugaan korupsi yang dilakukan Azmi dan situasi ini akan saya sampaikan kepada kepala Inspektorat. Mungkin waktu dekat kita akan panggil Kadis Perkim, sabar ya bang," kata Ruslan kepada pendemo.

Pantauan Taslabnews sejumlah personel polisi berpakaian sipil tampak hadir dalam aksi  demonstrasi itu untuk melakukan pengamanan.

Usai menyuarakan tuntutannya di depan Kantor Inspektorat massa melanjutkan orasinya ke Kantor Perkim Asahan. (fin/nus/syaf)







HEADLINE 3923621277330704906
Beranda item

Cithika

Clicksor

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

ADSENSE

ADNOW

loading...

Follow by Email

Chitika

Total Tayangan Halaman