Alexa.com

BidVertiser

AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

Adsense

Loading...

Pengakuan Anak ke 8 Sultan Asahan ke 11 Tentang Kekejaman Masa Revolusi Sosial 3 Maret 1946

Lari ke Markas Militer Jepang, Tengku Saibun Minta Dibawa ke Siantar
TASLABNEWS, ASAHAN- Meski sudah 72 tahun berlalu, namun bagi Keluarga Kesultanan Asahan, peristiwa 3 Maret 1946 masih membekas jelas diingatan mereka.
Tengku Alexander putra ke 8 dari Sultan Asahan ke 11 Tengku Saibun Abdul Jalil Rahmadsyah.
Tengku Alexander putra ke 8 dari Sultan Asahan ke 11 Tengku Saibun Abdul Jalil Rahmadsyah.


Kepada taslabnews.com, Tengku Alexander mengaku, ia masih mengingat peristiwa tersebut dari cerita ayahnya yang merupakan Sultan Asahan ke 11 yakni Tengku Saibun Abdul Jalil Rahmadsyah.


Menurutnya kedatangan kembali pasukan Belanda ke Indonesia merupakan salah satu penyebab terjadinya revolusi sosial 1946.


BACA BERITA TERKAIT: 
http://www.taslabnews.com/search?q=Sultan+asahan&m=0


http://www.taslabnews.com/2018/04/8-keluarga-sultan-asahan-dibunuh-dan.html?m=0

http://www.taslabnews.com/2018/04/senin-29-april-2018-sumur-tua-situs.html?m=0

"Saat itu banyak ungkapan orang bahwa Belanda itu datang kembali karena permintaan para raja/sultan. Padahal sebenarnya tidak. Waktu masa kesultanan itu sebenarnya kesultanan Asahan tak senang hati dengan pemerintahan Belanda. Namun karena masa itu kekuatan Belanda cukup kuat, terpaksa kesultanan mengikuti. Karena jika dilawan pun pervuma," ucap Tengku Alexander.


Masih dari Tengku Alexander, sesuai pengakuan ayahnya, saat revolusi sosial Tengku Saibun Abdul Jalil Rahmadsyah yang saat itu memakai pakaian putih dan celana putih membawa parang dan pistol dan lari kebelakang istana Kesultanan Asahan lalu memanjat pohon. Setelah merasa aman Tengku Saibun turun dan berlari ke sungai lalu menyeberanginya. Lalu lari ke markas Jepang. Kepada militer Jepang Tengku Saibun minta dibawa ke Siantar.


Ternyata meski sudah di Siantar warga terus mengejar Tengku Saibun. Kepada tentara Jepang warga meminta agar Tengku Saibun duserahkan. Namun oleh tentara Jepang menolaknya dan angjat senjata. Melihat itu warga pun mundur.


Namun istri Sultan Asahan ke 11 tertangkap warga dibunuh juga anak perempuan Tengku Saibun yang merupakan kakak dari Tengku Alexander.


"Ibu saya dibunuh, kakak saya dibunuh, termasuk adik ayah saya namanya Tengku Abdul Mazid yang adik beradik kandung dengan Sultan Saibun. Harta benda kami dirampas," tambah Alexander. (syaf)
HEADLINE 8942721542665313140
Beranda item

Cithika

Clicksor

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

ADSENSE

ADNOW

loading...

Follow by Email

Chitika

Total Tayangan Halaman