KEUTAMAAN MELAKSANAKAN TARAWIH

Pada Hari Kesebelas : Allah SWT mencatat untuk kalian pahala seperti pahala empat kali orang yang haji dan umrah, setiap yang haji bersama seorang Nabi, dan setiap yang umrah bersama orang yang benar dan yang syahi

Adnow

loading...
Loading...

Rekayasa Perampokan, Supir Truk di Tapsel Ditangkap

TASLABNEWS, TAPSEL-POLSEK Barumun Tengah menangkap Maruli Siregar dan Ramlan Nasution. Keduanya diduga merekayasa perampokan truk tanki minyak goreng dan melarikan uang sebesar Rp80 juta.
 
Otak dan eksekutor perampokan truk tanki minyak goreng curah diamankan Polsek Barteng.
Otak dan eksekutor perampokan truk tanki minyak goreng curah diamankan Polsek Barteng.


 Sesuai dengan hasil cek dan olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dipimpin Kapolsek Barteng Polres Tapsel bersama Kanit Reskrim dan anggota, kasus 365 tersebut telah berhasil diungkap dalam 12 jam. 


Dari keterangan Maruli Siregar (51), warga Aek Salak Wek IV Pasar Sibuhuan, selaku supir truk tanki yang memegang uang setoran milik pengecer minyak goreng curah H Hasanuddin Harahap, diduga telah melakukan kesepakatan jahat dengan Ramlan Nasution (38) warga Desa Aek Bargot, Kecamatan Sosopan untuk melakukan perampokan tersebut.

Perampokan yang direkayasa tersebut terjadi, Minggu (29/4) lalu, telah direncanakan dua hari sebelumnya. Skenario diatur sedemikian rupa oleh otak Maruli Siregar dan pelaku Ramlan Nasution. 

Dan, sekira pukul 18.00 WIB perampokan terjadi di Jalan Lintas Gunung Tua-Sibuhuan tepatnya di Saba Tolang wilayah Desa Paran Julu Kecamatan Aek Nabara Barumun.

Truk tanki minyak goreng curah jenis Mitsubishi Colt Diesel plat BK 9054 KA itu dalam keadaan kosong/tidak bermuatan itu dikemudikan Maruli Siregar dengan kondektur Anwar Hasibuan dan Sehat Muda Harahap.

Truk tanki minyak goreng curah tersebut melintas di jalan dari arah Gunung Tua menuju Sibuhuan. Tiba-tiba keluar dari semak-semak seseorang dengan penutup wajah berwarna hitam, pakaian kaos warna putih melempar batu ke arah truk.
Dengan sengaja, supir truk diberhentikan. Setelah truk berhenti pelaku langsung mendekati pintu sebelah supir sambil mengeluarkan senjata seperti pistol.

Senjata ditodongkan ke arah dada supir. Selanjutnya, pelaku langsung menarik tas sandang yang disandang supir Maruli Siregar berisikan uang hasil penjualan minyak goreng curah sebanyak 8.000 liter, yang diperkirakan sekitar Rp80 juta.

Sempat terjadi tarik menarik tas berisikan uang tersebut, karena ditodong senjata Maruli melepaskan tas tersebut. Selanjutnya, pelaku lari kembali ke semak-semak.

Sementara itu Maruli Siregar bersama dua kernetnya bergerak mencari pertolongan. Di perkampungan terdekat dari lokasi kejadian, Maruli Siregar menghubungi pemilik usaha H Hasanuddin Harahap di Sibuhuan memberitahukan kejadian yang dialami.

Kapolsek Barumun Tengah AKP Amir Faizal SE yang menerima informasi tersebut langsung melakukan lidik dan olah TKP. Sesuai dengan hasil cek dan olah TKP ternyata Maruli Siregar telah melakukan permufakatan bersama Ramlan Nasution untuk melakukan perampokan tersebut.

Dari hasil interogasi yang dilakukan terhadap Maruli Siregar, perampokan merupakan kesepakatan jahat dengan Ramlan Nasution, berperan menjadi eksekutor perampokan.
Penangkapan terhadap tersangka Ramlan dilakukan di Galanggang  Pasar Sibuhuan Kecamatan Barumun. Setelah dilakukan penangkapan, kemudian Ramlan menunjukkan tempat penyembunyian uang hasil dari perampokan yang dilakukannya.

Dari situ petugas berhasil memgamankan barang bukti uang kontan sebesar Rp27.360.000. Satu pucuk senjata air softgun jenis Revolver, enam butir selongsong mimis Air Softgun.

"Keduanya dikenakan pasal 365 dengan ancaman 7 tahun. Dan sudah kita tahan," beber Kapolsek AKP Amir Faizal. (syaf/int)

TABAGSEL 6214535699681079551
Beranda item