TASLABNEWS.com. Diberdayakan oleh Blogger.

BidVertiser

AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

Adsense

Loading...

Terbukti Pungli, Kadis PMPT Palas Terancam 20 Tahun Penhara

TASLABNEWS, MEDAN-Kepala Dinas (Kadis) Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (PMPT) Satu Pintu Kabupaten Padang Lawas (Palas), Arseh Hasibuan terbukti melakukan pungutan liar (Pungli). Uang dari hasil pungli itu digunakan untuk keperlyan pribadi. Atas kasus ini, Arseh terancam 20 tahun penjara.

Keterangan pers kasus Kadis  PMPT Palas.
Keterangan pers kasus Kadis  PMPT Palas.


Itu berfasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Sumatera Utara (Sumut).


“Atas perbuatan yang dilakukannya, Arseh akan dijerat dengan Pasal 12 huruf e UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun penjara,” ungkap Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut, Kombes Pol Toga H Panjaitan dalam keterangan pers di kantornya, Rabu (30/5).

Toga menyebutkan, dalam pemeriksaan penyidik yang bersangkutan mengaku dana pungli yang dilakukannya terhadap PT Duta Varia Pertiwi terkait pengurusan IUP-B (Ijin Usaha Perkebunan Budidaya) untuk kepentingan pribadinya.

“Pengakuan tersangka, uangnya untuk yang bersangkutan. Tetapi masih kita minta keterangan pihak-pihak lain,” ujarnya.

Diutarakan Toga, apa yang dilakukan tersangka merupakan murni tindakan pemerasan untuk mengeluarkan izin yang diurus bertele-tele dan memakan waktu lama.

“Padahal seharusnya ngurus izin itu gratis. Tidak ada dikenakan biaya, sesuai keputusan Kementerian Keuangan,” jelasnya.

Meski begitu, Toga mengaku kasus pungli ini masih dalam proses pengembangan lebih lanjut dari kepolisian. Sebab menurut Toga, kemungkinan masih ada korban lain, sehingga ia meminta agar pihak-pihak yang menjadi korban pemerasan di dinas tersebut agar segera melaporkannya ke Polda Sumut.

“Kami masih dalami berapa banyak izin yang sudah diurus. Kalau ada korban lain kita minta agar melapor. Kalau terjadi pemerasan kita siap tindak lanjuti,” tegasnya.

Sementara itu, tersangka AH saat ditanyai mengenai perbuatan yang dilakukannya hanya bisa diam tertunduk. Namun ia mengakui, jika sebetulnya untuk pengurusan izin tersebut sama sekali tidak ada dipungut biaya.

“Ngurus izinnya sebenarnya memang gratis,” ucapnya lesu.

Namun, ketika Toga menyinggung uang hasil pungli yang dilakukannya akan digunakannya untuk apa, Ia memilih diam. (syaf.int)
Reaksi: 
TABAGSEL 7099269711858391742

Posting Komentar

Beranda item

ADSENSE

INFO LOWONGAN KERJA

Media Online www.taslabnews.com / PT TASLAB MEDIA PERS,

Membutuhkan wartawan/koresponden untuk wilayah
1. Kota Pematangsiantar/Simalungun,
2. Sibolga, Taput, Tapteng, Madina, Palas, Paluta,
3. Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan, Asahan, Batubara

4. Medan, Lubukpakam, Tebingtinggi


Persyaratan:
Minimal tamatan SMA sederajat.
Berkelakuan Baik


Bagi yang Berminat Hubungi:
1. Muhammad Yunus (Kabiro taslabnews.com) 0852 6258 4569
2. Salomo Malau (Direktur) 0812 6306 1350

Alexa Rank

Google+ Followers

Clicksor

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

ADNOW

loading...

Cithika

Chitika

Total Tayangan Halaman