AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

Adsense

Loading...

3 Hari Dirawat, Ketua DPRD Tanjungbalai Masih Kritis

TASLABNEWS, TANJUNGBALAI- Setelah tiga hari mendapat perawatan medis di RSU Colombia, Medan, Ketua DPRD Tanjungbalai, Bambang Harianto SE (51) mulai membaik namun masih belum sadarkan diri (kritis)
Ketua DPRD Tanjungbalai Bambamg Lobo saat dirawat di RS.
Ketua DPRD Tanjungbalai Bambamg Lobo saat dirawat di RS.

Warga Tanjungbalai terus mendoakan Ketua DPRD Tanjungbalai, Bambang Harianto SE agar kembali sehat.

Harapan dan doa warga tampak dalam pistingan akyn facebook milik Ignatius Siagian. Dalam postingan tersebut banyak warga mendiakan agar Bambang cepat sembuh.

Ketua DPRD Tanjungbalai Bambamg Lobo saat dirawat di RS.


Syafakallah Pak Bambang Arianto, SE (Ketua Dprd kota tanjungbalai)..
Smoga lekas Sembuh dan kembali menjalankan tugas tugas negara..

BACA BERITA TERKAIT:
http://www.taslabnews.com/2018/07/pembuluh-darah-pecah-ketua-dprd.html?m=0

Ini mungkin Ujian dari Allah untuk membersihkan dosa bapak..
Terima kasih Sudah menjadi Dewan Penasehat Fornusa Tanjungbalai ucap pemilik akun Syahrul.

Sementara pemilik akun facebook lainnya mengucapkan amin dan semoga Bambang kembali sehat.


Informasi yang dihimpun sekira pukul 21.00 Wib, pria yang akrab disapa Bambang Lobo itu dikabarkan mengalami hipertensi usai memberikan sambutan pada acara Halal Bi Halal Persatuan Masyarakat Tanjungbalai -Asahan (Permasta) di Hotel Grand Inna, Jalan Balai Kota, Medan Petisah, Medan, Minggu (8/7) sekira pujul 13.00 Wib.

Dari beberapa teman-teman dekatnya, diketahui, politisi Partai Golkar Tanjungbalai itu dikabarkan mendadak lemas usai memberikan kata sambutan dalam acara tersebut.

"Usai pidato, dia langsung terduduk lemas, lalu langsung dilarikan Nedi Hamlet ke rumah sakit," sebut salah seorang teman dekat Bambang.

Selanjutnya setelah beberapa saat di rumah sakit, tim dokter yang memeriksa kemudian memutuskan harus melakukan operasi sekira jam 15.00 Wib, sebagai tindakan penyelamatan, akibat stroke berat yang dialaminya.

"Pembuluh darahnya pecah, jadi terpaksa dioperasi," sebut seorang teman Bambang lainnya.

Tim dokter akhirnya berhasil menyelesaikan operasi di bagian kepala sekira jam 17.00 Wib. Namun, hingga Minggu (8/7/2018), malam sekira jam 22.00 Wib, Bambang dikatakan belum juga sadar.

Pihak keluarga belum bisa dimintai keterangan langsung terkait hal ini. (ign/syaf)
Tanjungbalai 7321704140162951875
Beranda item