TASLABNEWS.com. Diberdayakan oleh Blogger.

BidVertiser

AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

Adsense

Loading...

Bangkai Walrus Hebohkan Warga Nias Barat


TASLABNEWS, NIAS- Masyarakat pesisir pantai Nias Barat, Sumatera Utara dihebohkan dengan penemuan bangkai seekor binatang besar dan bertaring. Belakangan hewan mamalia laut ini dikenal bernama Walrus (Odobenus Rosmarus) yang tersebar di Samudra Arktik.

Walrus
Walrus


Berdasarkan informasi, bangkai binatang besar dan bertaring ini terdampar di tepi pantai, Kamis (26/6) lalu. Keberadaan hewan besar bertaring inipun menjadi pusat perhatian warga karena memiliki panjang 10 meter dan berdiamter 1,5 meter.

Mendapat kabar temuan Walrus, tim ahli Zoologi Universitas Sumatera Utara (USU) langsung turun melakukan penelitian di lokasi temuan bangkai hewan bertaring, di Kecamatan Sirombu, Kabupaten Nias Barat, Sumatera Utara.

“Walrus ini adalah hewan khas dari Kutub Selatan Antartika, dan diperkirakan terbawa arus laut dari Samudera Hindia menuju Kepulauan Nias,”ujar salah seorang ahli Zoologi, Erni Jumilawaty kepada wartawan di Medan, Selasa (3/7) siang.

Dikatakan Erni, penelitian dari awal  video amatir sudah bisa diketahui jenis hewan besar itu. Namun, sebelumnya diperkirakan bangkai ikan paus. Kemudian dilakukan penelitian secara detail sudah jelas Walrus.

“Tadinya, saya mencurigai ada dua ya, Paus sama dari kelompoknya Walrus, setelah saya teliti lagi ternyata kalau dari kelompoknya Paus tidak memungkinkan karena dari kepalanya, sebab kepala Paus cenderung smooth, sedangkan Walrus dia nampak lebih menunjukkan ciri mamalianya kalau dibandingkan dengan Paus,”terang Erni.

Dijelaskan Erni, dari taring yang berada di bagian kepala, bangkai hewan besar itu sangat identik dengan Warlus.

“Saya nggak yakin ini milik Nias, tapi kalau dia dalam bentuk kelompok kemungkinan saya agak sedikit curiga memang bisa ditemukan di daerah Nias karena kebetulan Nias adalah laut lepas. Karena laut lepas bisa didatangi dari banyak makhluk dari daerah lain,” jelas Erni.

Kepada warga, Erni mengimbau agar menjauhi bangkai Walrus dikarenakan bisa terinfeksi penyakit.

“Diharapkan warga menjauhi hewan tersebut karena bisa terinfeksi penyakit yang dibawa hewan mati itu,”terangnya. (syaf/int)
Reaksi: 
TAPANULI 1779067887088048764
Beranda item

ADSENSE

INFO LOWONGAN KERJA

Media Online www.taslabnews.com / PT TASLAB MEDIA PERS,

Membutuhkan wartawan/koresponden untuk wilayah
1. Kota Pematangsiantar/Simalungun,
2. Sibolga, Taput, Tapteng, Madina, Palas, Paluta,
3. Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan, Asahan, Batubara

4. Medan, Lubukpakam, Tebingtinggi


Persyaratan:
Minimal tamatan SMA sederajat.
Berkelakuan Baik


Bagi yang Berminat Hubungi:
1. Muhammad Yunus (Kabiro taslabnews.com) 0852 6258 4569
2. Salomo Malau (Direktur) 0812 6306 1350

Alexa Rank

Google+ Followers

Clicksor

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

ADNOW

loading...

Cithika

Chitika

Total Tayangan Halaman