AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

Adsense

Loading...

Dua Warga Tanjungbalai Jual Pil Ekstasi Sama Polisi yang Menyamar, Barang Buktinya 40 Butir

TASLABNEWS, TANJUNGBALAI- Pihak kepolisian Polres Tanjungbalai meringkus Muhammad Ikbal (23), dan Muhammad Riski Sabri (17) yang menjadi penjual pil ekstasi, Rabu (4/7).


Dua tersangka pengedar pil ekstasi saat diringkus polisi.
Dua tersangka pengedar pil ekstasi saat diringkus polisi.

Informasi diperoleh, tersangka Ikbal merupakan warga Jalan Tomat, Lingkungan II, Kelurahan Pantai Johor dan Muhammad Riski Sabri warga Jalan Panca Karsa, Kelurahan Pahang, Kecamatan Datuk Bandar.

Keduanya ditangkap ketika hendak menjual 40 butir ekstasi kepada personel Res Narkoba Polres Tanjungbalai di Jalan Jenderal Sudirman, Kilometer 2, Kelurahan Gading, Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai.

Kapolres Tanjungbalai, AKBP Irfan Rifai melalui Kasat Res Narkoba, AKP Adi Haryono, Kamis (5/7) membenarkan penangkapan terhadap kedua pria itu. Dari pengungkapan itu, polisi berhasil mengamankan dua bungkus plastik klip transparan berisi 40 butir pil ektasi yang masih utuh, serbuk pil ekstasi seberat 21,55 gram, satu gulungan lakban warna hitam dan uang Rp574.000.

“Kedua tersangka ditangkap berdasarkan adanya informasi dari masyarakat,“ kata AKP Adi Haryono.

Mendapat informasi tersebut, tim Opsnal Satres Narkoba Polres Tanjungbalai langsung melakukan penyelidikan dengan melakukan pembelian terselubung atau undercover buy.

“Setelah hasil lidik A1, maka seorang personel kita berpura–pura memesan 50 butir pil ekstasi kepada para tersangka, dengan harga Rp110.000 per butirnya. Begitu lokasi transaksi ditentukan, maka kemudian para tersangka ini datang. Bersamaan itu pula saya bersama team opsnal langsungg melakukan penangkapan,” beber Adi Haryono

Berdasarkan hasil penggeledahan badan dan lokasi, dari kantong celana kiri MRS ditemukan sebuah gulungan lakban warna hitam yang didalamnya dilapisi kertas warna putih yang membungkus plastik transparan berisi pil ekstasi.

Hasil interogasi, kedua pemuda itu mengakui bahwa mereka menjual pil ekstasi tersebut berdasarkan adanya pesanan. Dan setiap kali berhasil melakukan penjualan, mereka akan mendapat keuntungan sebesar Rp20 ribu per butirnya.

“Pil ekstasi tersebut diperoleh mereka dari seorang laki-laki berinisial CR. Namun, alamat rumahnya tidak diketahui, karena para tersangka ini selalu bertemu di jalan dan nomor hpnya selalu berganti–ganti,” pungkas Adi Haryono. (nus/syaf)




Tanjungbalai 2225632452512075734
Beranda item