BidVertiser

AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

Adsense

Loading...

Aduh 2 Oknum Polisi di Sumut Ini Buat Malu Saja, 1 Menghina Nabi Muhammad, 1 Lagi Asyik Kali Ngisap Sabunya, Ini Videonya

TASLABNEWS, MEDAN- Sebagai oknum polisi harusnya memberikan contoh baik buat masyarakat. Bukan seperti ulah oknum Aipda Saperio Pinem yang bertugas di Polres Asahan dan oknum personel Polsek Medan Helvetia ini. Jika yang di Asahan menghina umat islam, yang di Helvetia Medan menghisab sabu.
Oknum polisi di Helvetia yang menghisap sabu dan oknum polisi yang menghina Nabi Muhammad.
Oknum polisi di Helvetia yang menghisap sabu dan oknum polisi yang menghina Nabi Muhammad.

Dalam seminggu institusi kepolisian di Sumatera Utara tercoreng dengan ulah dua oknum polisi. Masih hangat kasus seorang oknum Sat Sabhara Polres Asahan yang positif memakai narkoba membuat postingan menghina Nabi Muhammad SAW di akun facebooknya.



Akibatnya, umat Islam di Asahan marah dan meminta Kapolres Asahan AKBP Yemi Mandagi meringkus dan memecat Aipda Saperio Pinem.

Saat ini Aipda Saperio Pinem sudah di tahan di Polres Asahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya.

Eh kali ini oknum provost yang disebut-sebut bertugas di Mapolsek Medan Helvetia terekam kamera sedang menyedot sabu.

Informasi yang dihimpun, Sabtu (25/8), video berdurasi satu menit itu pertama kali diunggah oleh akun Facebook bernama Thomas, Rabu (21/8) kemarin.

“Apakah pantas seorang oknum polisi yang berpakaian atribut lengkap Provost yang melakukan aksi seperti ini yang tidak pantas untuk ditiru, tolong segera ditindak lanjutkan secepatnya, berdasarkan hukum yang ada di Indonesia…,” bunyi caption pada postingan video tersebut.

Dalam rekaman itu, oknum tersebut tampak membakar diduga sabu sambil menyedot asap melalui pipet yang sudah dipasang pada botol air mineral (bong) dengan mengenakan pakaian dinas polisinya.

Alhasil, video yang diduga direkam oleh seseorang yang saat itu bersama oknum polisi itu, kini viral dan menghebohkan jagat media sosial serta warga Kota Medan.

“Polisi harusnya memberikan contoh kepada masyarakat, tapi ini polisi kok malah enak nyabu di video itu,” tulis seorang warganet mengomentari video tersebut.

Dengan beredar Video medsos diduga Oknum Polisi mengisap narkotika jenis sabu-sabu, Kepala kepolisian Sumatera Utara  Brigjen Pol Agus Andrianto yang ditemui wartawan menyebutkan sudah berkordinasi dengan Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto.

"Saya sudah suruh pak Kapolrestabes Medan untuk menindak oknum anggota tersebut," katanya.

Ia mengaku pihaknya sedang melihat dan menyelidiki informasi apakah yang bersangkutan sebagai pemakai atau turut serta dalam jaringan narkotika.

"Seharusnya oknum polisi tersebut harus berfikir, apakah dia melakukan perbuatan menyimpang atau apakah itu dia membuat berita hoax. Harusnya dia bisa menangkal itu," kata pria dengan bintang satu dipundaknya ini.

Pada intinya, sambung Agus, pihaknya sudah melakukan penindakan, begitu juga dengan anggota yang menjadi pecandu atau penyalahgunaan narkotika.

"Saya sudah meminta Kapolrestabes untuk melakukan pemeriksaan," katanya.

Kalau dia hanya menjadi pecandu dan penyalahguna, sambung Agus, maka oknum polisi itu akan dikirim ke rehabilitasi.

"Tapi, kalau memang kita periksa alat komunikasinya ternyata dia masuk dalam jaringan peredaran narkotika, akan kita tindak," ujar Agus.

Sementara itu, Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto mengatakan pihaknya sudah melakukan penahanan terhadap oknum polisi yang video sabunya beredar di dunia Maya.

Mengenai siapa oknum tersebut, orang nomor satu di Polrestabes Medan ini mengaku yang bersangkutan berinisial HG yang merupakan anggota provost dari Polsek Medan Helvetia.

"Kita tetap akan melihat dan memeriksa yang bersangkutan. Apakah cuma pemakai atau turut gabung dengan jaringan narkotika," ujar Dadang.

Dikatakan pria dengan melati tiga dipundaknya ini, apabila nantinya ada barang bukti dan benar dia tergabung dalam jaringan narkotika, sudah pasti akan dilakukan pemecatan.

"Tapi itu kan masih kita periksa dan dalami terlebih dahulu. Karena setiap anggota yang terlibat narkotika, pasti kita serius melakukan penindakan," sebutnya. (Syaf/mjc/int)
HEADLINE 6615604754190705177
Beranda item

Adcash

Cithika

Clicksor

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

ADSENSE

ADNOW

loading...

Follow by Email

Chitika

Total Tayangan Halaman