TASLABNEWS.com. Diberdayakan oleh Blogger.
AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215AYO PASANG IKLAN ANDA DI SINI, Hubungi 0812 6062 3215

BidVertiser

Loading...

Demonstran: Hotel Tresya Tanjungbalai Diduga jadi Lokasi Prostitusi dan Sarang Peredaran Narkoba

Kapolres Dianggap Mandul, Walikota Dinilai Tutup Mata dan Ingin Melihat Generasi Muda Hancur

Demonstran yang menunutut Hotel Tresya di Tanjungbalai ditutup.
Demonstran yang menunutut Hotel Tresya di Tanjungbalai ditutup.

TASLABNEWS, TANJUNGBALAI-Walikota Tanjungbalai M Syahrial SH dinilai telah gagal dalam memimpin. Pasalnya Hotel Tresya yang ada di kota itu diduga menjadi tempat prostitusi dan pemakaian narkoba.

Padahal Walikota Tanjungbalai mempunyai visi misi  Tanjungbalai bersih, relegius.
Namun itu hanyalah selogan semata untuk kepentingan kepentingan tertentu.

Itu dikatakan para demonstran saat berunjukrasa, Rabu (8/8) di tugu Adipura Tanjungbalai.

Para demonstran yang menamakan dirinya GARI-SU ASMARA BRANTAS mengatakan: "Hari ini, kota yang kita cintai trus menjadi tempat peredaran narkoba. Di salah satu tmpt hiburan mlm yaitu "HT" kami duga menjsdi tempat peredaran narkoba terbesar di Kota Tanjungbalai.
Ya g sangat menyayat hati kita, dengan banyaknya anak-anak muda bahkan anak di bawah umur yang menikmati fasilitas yang disediakan oleh pihak hotel," ucap demonstran.


"Banyaknya tempat porsitusi.dan hampir setiap malam Hotel T tersebut kita duga menjadi tempat pesta narkoba. Mengulas ke belakang, banyaknya penangkapan para gembong narkoba di Hotel T dan bahkan sampai ada yang overdosis akibat pesta narkoba di tempat tersebut. Dengan kejadian seperti itu, Walikota Tanjungbalai selaku kepala daerah tidak berani menggambil sikap tegas bahkan seolah tutup mata akan hal ini," ucap para demonstran.

"Pemimpin yang ingin melihat anak bangsa hancur melalui narkoba. Kita juga sangat menyangkan mandulnya pihak Kepolisian Kota Tanjungbalai dalam mrlakukan razia terhadap Hotel T tersebut.

Sementara informasi diperoleh, para demonstran ini merupakan koalisi bersama mahasiswa Tanjungbalai.

Mereka berunjuk rasa ke kantor Polres Tanjungbalai dan ke kantor Walikota Tanjungbalai, Rabu (8/8) lalu.

Mereka menyesalkan tindakan pemilik Tresya Hotel dengan inisial Ts yang dinilai arogan yang tidak terima tempat hiburannya dirazia petugas dengan alasan merazia pusat hiburannya mengganggu kenyamanan pengunjung diskotik pada beberapa hari yang lalu.

Menurut Koaliasi Bersama Mahasiswa Tanjungbalai, hal tersebut sangat mencederai penegakan supermasi hukum di kota Tanjungbalai.

Ditambahkannya, hal tersebut terkesan seperti lelucon. Sehingga kuat dugaan di Hotel Tresya seperti ada yang ditutup-tutupi dari penegak hukum.

“Tentu saja hal ini, senada dengan aksi kami pada minggu lalu. Dimana kami sudah menyampaikan bahwa Hotel Tresya ini sangat sarat indikasi lokasi prostitusi dan sarang narkoba,” ujarnya.

Koalisi ini cukup kecewa dengan sikap Pemko Tanjungbalai, karena dianggap tidak ada respon maupun tanggapan terkait dugaan ajang prostitusi dan sarang narkoba di lokasi tersebut.

“Bahkan tidak ada sedikitpun respon baik bahkan tanggapan dari pemerintah kota maupun penegak hukum di kota Tanjungbalai,” tegas pimpinan koalisi bersama mahasiswa Wardi mangungsong (Gilas), Viky Suprayano (Asmara), Rudy Bakti (GARI-SU Berantas). (syaf/btc/int)

Tanjungbalai 4676154008302485271
Beranda item

Translate

ADSENSE

Alexa Rank

Clicksor

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

SOLUSI ATASI ASAM LAMBUNG ANDA HUBUNGI 0812 6173 9320

ADNOW

loading...

Cithika

Chitika

Total Tayangan Halaman